Jayapura Bangun Dermaga untuk Buka Kemandekan Ekonomi Lokal
Jumat, 22 Agu 2025, 16:09 WIBJAYAPURA - Â Untuk menggairahkan ekonomi local, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menyiapkan pembangunan dermaga penghubung di Distrik Depapre yang ada di Kabupaten Jayapura, Papua. Langkah ini sebagai bagian dari upaya menghidupkan ekonomi masyarakat lokal sekaligus membuka akses bagi sektor pariwisata.
Bupati Jayapura Yunus Wonda di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Jumat, mengatakan selama ini warga kerap kesulitan saat air laut surut karena harus berjalan jauh ke arah laut untuk naik perahu maupun melakukan aktivitas ekonomi.  "Kalau air meti, masyarakat harus jalan jauh ke laut. Dermaga ini dibangun untuk memudahkan mereka, agar transportasi laut lebih efektif dan kegiatan ekonomi bisa berjalan lancar," katanya.
Menurut Yunus, keberadaan dermaga Depapre tidak hanya mendukung akses transportasi, tetapi juga berfungsi sebagai pintu masuk bagi pengembangan pariwisata bahari di wilayah pesisir Kabupaten Jayapura. Itu akan memberi efek ganda untuk masyarakat. "Pembangunan dermaga akan berdampak langsung terhadap sektor pariwisata, dengan fasilitas ini wisatawan lebih mudah datang, dan masyarakat dapat menjual hasil laut maupun kerajinan lokal," ujar dia.Â
Pembangunan dermaga Depapre yang rencananya akan dilakukan pada 2026 itu merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal. "Pemerintah ingin memastikan infrastruktur yang dibangun nantinya benar-benar menjawab kebutuhan warga di wilayah ini," katanya.
Dermaga tersebut juga akan mendukung konektivitas antar wilayah di teluk Tanah Merah yang memiliki potensi sumber daya alam dan budaya. Dengan konektivitas yang baik, distribusi barang maupun mobilitas orang dapat lebih cepat dan murah. "Harapan kami, dermaga ini menjadi pusat aktivitas ekonomi baru, tempat nelayan, pelaku UMKM dan masyarakat sekitar mendapat manfaat nyata," ujar dia.Â
Menurut Yunus, persiapan pembangunan dermaga sejauh ini telah dilakukan dengan melakukan pemantauan lokasi pembangunan, berdiskusi dan meminta dukungan tokoh adat setempat. Harapannya para tokoh adat atau ondoafi atau kepala suku merestui pembangunan dermaga itu.Â
Di sisi lain, Pemkab Jayapura, Provinsi Papua, juga fokus untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata di wilayah Tanah Merah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru. Bupati Jayapura Yunus Wonda, mengatakan langkah tersebut menjadi prioritas daerah dalam memperluas manfaat pembangunan. "Tanah Merah memiliki potensi besar di bidang pariwisata karena didukung kekayaan alam, budaya, dan sejarah yang unik," katanya.
Menurut Yunus, pengembangan pariwisata di wilayah tersebut bukan hanya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat identitas masyarakat lokal. "Wilayah Tanah Merah di Distrik Depapre ini kami lihat punya peluang besar untuk didorong menjadi destinasi unggulan, ada sejarah, budaya, dan potensi alam yang dapat kita lemas untuk mendukung perekonomian rakyat," ujarnya.
Pemerintah daerah akan melakukan pembenahan infrastruktur dasar guna menunjang konektivitas ke wilayah Tanah Merah ini. "Jalan, dermaga, hingga sarana umum perlu diperkuat agar akses masyarakat dan wisatawan semakin mudah dan aman," katanya lagi.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Era Nontunai Kian Dominan, BI Prediksi Transaksi Digital Melonjak 29,7% pada 2026
-
PLN Pastikan SPKLU Andal dalam Menyambut Nataru
-
Serie A, LG Penentuan Juara bagi Inter
-
Berita Transfer Barcelona: Bek Kiri yang “Mematikan” Lamine Yamal Masuk Incaran Blaugrana
-
Otorita IKN Urus Sertifikat Lahan Lima Investor Senilai 2,42 Triliun
-
Sisa Tubuh Manusia Ditemukan dalam Pencarian 'Backpacker' Belgia yang Hilang di Hutan Belantara Tasmania
-
Milad The Jakmania ke-28 di Monas Malam Ini, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalin dan Ribuan Parkir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.