Profil Cak Munir (Akhmad Munir) Kandidat Kuat Ketua PWI. Merintis Sejak Reporter Honorer hingga Dirut ANTARA

Kamis, 21 Agu 2025, 21:12 WIB
Jakarta : Dunia jurnalistik Indonesia sedang menunggu lahirnya pemimpin baru. Menjelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada Agustus 2025, peta dukungan semakin mengerucut. Satu nama yang mencuat kuat dan mendapatkan dukungan solid dari 21 PWI Provinsi adalah Drs. H. Akhmad Munir, Direktur Utama LKBN ANTARA. Perjalanan hidupnya adalah cerita klasik tentang ketekunan, kerja keras, dan keyakinan bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil. Berikut kami ulas Profil Cak Munir (Akhmad Munir) Kandidat Kuat Ketua PWI. Merintis Sejak Reporter Honorer hingga Dirut ANTARA.

Memimpin BUMN Strategis

Akhmad Munir secara resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama Perum LKBN ANTARA berdasarkan Keputusan Menteri BUMN pada April 2023. Penunjukan ini adalah puncak dari karier gemilangnya yang dihabiskan di kantor berita nasional tersebut, dimulai dari posisi yang paling bawah.

Akar dan Perjuangan Awal

Lahir di Sumenep, Madura, pada 15 Desember 1966, Munir dibesarkan dalam kesederhanaan. Ia ditinggal sang ayah sejak duduk di bangku SMA, sehingga ibunya, seorang penjahit, harus berjuang sendirian. Titik balik terjadi di semester VI kuliahnya di FISIP Universitas Jember (UNEJ). Sang ibu dengan berat hati menyatakan tidak lagi mampu membiayainya.

Daripada menyerah, Munir muda memilih berjuang. Bakat jurnalistiknya "ditemukan" secara terpaksa namun berbuah manis. Ia rajin menulis artikel opini di berbagai surat kabar terkemuka di Jawa Timur. Setiap tulisan yang dimuat menghidupinya, dengan honor Rp 15.000 - Rp 25.000 yang menjadi penopang biaya kuliah hingga ia meraih gelar sarjana. Ia juga sempat magang sebagai reporter di Radio Suara Akbar Jember sambil menyelesaikan pendidikannya.

Merintis Karier dari Bawah di ANTARA

Cinta pada dunia menulis membawanya ke pintu LKBN ANTARA. Pada 1992, ia memulai karier formalnya sebagai Pembantu Koresponden di Pamekasan, Madura, dengan honor yang masih dihitung per berita yang disiarkan. Dua tahun kemudian, ia naik status menjadi Koresponden dengan kontrak tetap.

Ketekunan dan kesabarannya membuahkan hasil. Pada 1998, setelah melalui proses yang berliku, Akhmad Munir akhirnya diangkat sebagai wartawan tetap ANTARA. Kariernya terus menanjak. Dari Redaktur, ia dipercaya memimpin Biro ANTARA Bengkulu (2008-2009), lalu kembali ke Jawa Timur untuk menjabat sebagai Asisten Manajer Pemberitaan hingga akhirnya menjadi Kepala Biro Jawa Timur (2010-2017).

Jejejak Kepemimpinan di Organisasi

Di luar newsroom, Munir aktif membangun ekosistem pers dan olahraga. Kapasitas kepemimpinannya teruji dengan dipercayanya ia memegang berbagai jabatan strategis:
  • Ketua PWI Jawa Timur selama dua periode (2010-2019).
  • Ketua Bidang Media KONI Jatim (2017-2021).
  • Wakil Ketua KONI Surabaya (2012-2016).
  • Sekretaris Umum Persebaya (2006-2012).
  • Pengalaman organisasi inilah yang mengasah kemampuannya berjejaring, berdiplomasi, dan memahami kompleksitas dunia pers dari akar rumput hingga level nasional.
Menuju Puncak Karier dan Amanah Baru

Pada 2018, ia hijrah ke Jakarta dan dipercaya menjabat sebagai Direktur Pemberitaan ANTARA. Lima tahun kemudian, kinerjanya yang gemilang membawanya ke puncak tertinggi: Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, menjadi orang pertama yang menjalani karier dari bawah hingga puncak di institusi tersebut.

"Alhamdulillah, semua itu adalah anugerah dan ridho Allah, serta doa orang tua dan dukungan keluarga. Barangkali sudah garis tangan ya," ujarnya penuh syukur.

Ayah tiga anak ini memegang teguh tiga prinsip hidup:
  • Bekerja dengan baik untuk hasil terbaik, tanpa berharap pengakuan atau imbalan.
  • Berusaha membahagiakan orang sekitar, disertai kesabaran dan keikhlasan dalam bergaul.
  • Berbakti kepada orang tua, karena doa merekalah yang mengantarkan pada kesuksesan.
  • Baginya, wartawan muda harus terus meningkatkan kompetensi, bersabar menjalani proses, menikmati pekerjaan, dan mampu menjawab setiap tantangan.

Dukungan Solid dari Berbagai Wilayah agar Cak Munir Pimpin PWI

Menjelang Kongres PWI 2025, nama Akhmad Munir tidak hanya diusung oleh track record-nya yang moncer, tetapi juga oleh dukungan nyata dari mayoritas PWI Provinsi. Dukungan ini semakin menguat setelah sejumlah calon potensial lain memilih mundur. (Baca : Jelang Kongres Persatuan 2025, Cak Munir Sudah Kantongi Dukungan dari 20 PWI Provinsi)

Dengan bekal pengalaman jurnalistik yang komprehensif, rekam jejak kepemimpinan yang solid di organisasi, serta kesederhanaan dan keteguhan yang terpupuk sejak muda, Akhmad Munir tidak diragukan lagi merupakan kandidat terkuat yang siap membawa Persatuan Wartawan Indonesia ke arah yang lebih maju, profesional, dan berintegritas.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Winoto Wahyu

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.