Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Honorer di Ponorogo Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu Tanpa Tes

27 Selasa, 19 Agu 2025, 21:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Honorer di Ponorogo Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu Tanpa Tes Ribuan Honorer di Ponorogo Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu Tanpa Tes Doc: ANTARA
Ket. Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni.

PONOROGO – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, memastikan ribuan tenaga honorer yang belum mendapatkan formasi dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan diusulkan menjadi PPPK paruh waktu tanpa harus tes ulang.

Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni, Selasa (19/8), mengatakan usulan ini mengacu pada surat resmi yang mereka terima terkait pendataan tenaga honorer

Saat ini, jumlah honorer yang masuk pendataan berkisar 1.700 hingga 1.800 orang.Data tersebut dihimpun dari basis data Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta honorer yang tidak lolos seleksi PPPK sebelumnya.

“BKPSDM diminta mendata honorer yang tidak mendapatkan formasi PPPK. Rencananya mereka akan diusulkan menjadi PPPK paruh waktu,” kata Zamroni di Ponorogo.

Usulan ini mengacu pada surat resmi yang diterima BKPSDM terkait pendataan tenaga honorer. Ia menambahkan angka tersebut masih bersifat dinamis karena proses verifikasi masih berlangsung.

Selain itu, jika usulan ini terealisasi, ribuan honorer tidak perlu mengikuti seleksi ulang. Mereka langsung diangkat serta mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) paruh waktu.

"Soal skema gaji masih diformulasikan dan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah," ujarnya.

Menurut Zamroni, mayoritas tenaga honorer yang terdata merupakan tenaga teknis, meskipun juga terdapat tenaga pendidik dan kesehatan.

“Harapan kami mekanisme PPPK paruh waktu ini dapat menjadi solusi bagi ribuan honorer. Namun untuk waktu pelaksanaan dan petunjuk teknisnya, kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.