Ada Temuan Baru Riset Situs Gunung Padang Cianjur

Selasa, 19 Agu 2025, 00:57 WIB

CIANJUR - Situs Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus memunculkan temuan baru seperti diungkap para peneliti. Setidaknya, para peneliti telah kembali menemukan tiga temuan baru. Ketiganya berupa batu, struktur undakan di samping tangga, dan pilar penyangga menuju struktur bawah tanah.

Ketua tim peneliti, Ali Akbar, Senin, mengatakan peneliti yang sudah bekerja sejak dua pekan terakhir akan terus berusaha membuka berbagai tabir misteri yang tersimpan di situs prasejarah yang usianya lebih tua dari Piramida Giza di Mesir itu.

Ket. Foto: situs gunung padang — Sumber: ist

Salah satunya sumber batuan di Gunung Padang, berasal dari Gunung Pasir Pogor yang jaraknya sekitar lima kilometer dari situs. Di mana gunung tersebut berupa bebatuan dan tim peneliti menemukan garis membentuk persegi panjang.

Batuan dari gunung Pasir Pogor tersebut akan diuji di laboratorium untuk mencocokkan materinya dengan bebatuan yang ada area situs. Bebatuan berbentuk batang panjang persegi lima itu diduga hasil aktivitas gunung berapi di kawasan Gunung Padang jutaan tahun lalu.

Aktivitas vulkanik menghasilkan batuan padat. Awalnya bebatuan di area situs berasal dari wilayah selatan, di mana terdapat tempat yang dinamakan Ciukir yang berjarak dua kilometer dari situs.

"Setelah melakukan pengamatan, kami menemukan ada gunung batu di sebelah utara situs yang bentuknya menyerupai bebatuan di Gunung Padang. Sampel batu sudah diambil dan akan diuji di laboratorium. Hasilnya akan keluar dalam tiga minggu ke depan," katanya.

Hasil penelitian juga mengungkap struktur undakan di samping tangga, dengan mengamati secara seksama pemandangan di sekitar ketika menaiki tangga menuju teras utama Gunung Padang. Di pertengahan tangga dapat terlihat struktur unik di antara pepohonan yang tumbuh.

Pepohonan tersebut tumbuh di tanah datar di sela struktur undakan di luar teras utama, menunjukkan situs Gunung Padang merupakan struktur bangunan besar bukan sekadar lima teras utama yang terlihat dari permukaan.

"Pada penelitian sebelumnya ditemukan struktur bangunan di kedalaman puluhan meter di bawah tanah, kemungkinan ada ruangan besar, sehingga kami akan mencoba mengungkap kebenarannya," kata dia. Selain itu, dia juga berhasil mengungkap pilar penyangga menuju struktur bawah tanah, berupa sejumlah batuan dengan posisi berdiri tegak di sejumlah titik di situs Gunung Padang.

Peneliti mendapati sekitar empat bebatuan berukuran yang cukup panjang dan tertanam dalam ke bawah tanah. Bebatuan tersebut diduga merupakan pilar penyangga struktur utama situs dan penahan struktur bangunan yang masih terkubur di bawah tanah.

"Kami akan melakukan penelitian lebih lanjut menggunakan lidar serta alat lainnya sehingga berbagai misteri yang terkubur selama ini satu per satu dapat terungkap," katanya.

  • Situs Gunung Padang

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.