Ekspedisi Patriot Termuda: Tanda Transmigrasi Tak Boleh Mati

Senin, 18 Agu 2025, 21:15 WIB

JAKARTA – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menegaskan bahwa kehadiran anggota dan ketua Tim Ekspedisi Patriot termuda dalam penyelenggaraan perdana salah satu program unggulannya tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol penting keberlanjutan pembangunan kawasan transmigrasi.

Partisipasi generasi muda tersebut mencerminkan estafet semangat untuk membangun wilayah-wilayah transmigrasi agar terus tumbuh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Ket. Foto: Ilustrasi - Lokasi permukiman Transmigrasi. — Sumber: Istimewa.

Kehadiran mereka diharapkan mampu membawa perspektif segar, energi inovatif, serta pendekatan yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk dalam mengoptimalkan potensi sumber daya lokal dan mendorong kemandirian masyarakat setempat.

Dengan demikian, program unggulan Kementrans tidak hanya menjadi wadah pemberdayaan masyarakat transmigrasi saat ini, tetapi juga landasan strategis bagi terwujudnya transmigrasi yang berkelanjutan, inklusif, dan relevan bagi generasi mendatang.

Mahasiswi asal Universitas Musamus, Papua, Bonaventura Remalia Putri Pipina (19) menjadi anggota ekspedisi termuda tahun ini, sementara magister Institut Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Jawa Timur, Caesaryo Arif Wibowo (24), menjadi ketua tim ekspedisi termuda.

“Peserta termuda Tim Ekspedisi Patriot adalah simbol bahwa keberlanjutan pembangunan transmigrasi bergantung pada regenerasi,” ucap Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrans Velix Vernando Wanggai, di Jakarta, Senin (18/8).

Ia menuturkan Ekspedisi Patriot merupakan salah satu program strategis Kementrans yang menugaskan peneliti muda untuk terjun ke daerah transmigrasi untuk mengkaji potensi sumber daya, mengidentifikasi komoditas unggulan, dan merumuskan strategi pengembangan kawasan.

Ia mengatakan program yang dimulai pada tahun ini di 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia tersebut sejalan dengan agenda pemerintah untuk menjadikan transmigrasi sebagai motor pembangunan berbasis pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Velix menyatakan para peneliti akan ditempatkan di berbagai kawasan transmigrasi di Indonesia yang memiliki potensi pertanian, perkebunan, perikanan, maupun industri pengolahan.

Pihaknya menegaskan bahwa transmigrasi kini bukan hanya pemindahan penduduk, melainkan strategi penciptaan pusat ekonomi baru yang terintegrasi dengan pembangunan nasional.

Ia menilai partisipasi generasi muda, khususnya mahasiswa, menjadi kunci untuk melahirkan gagasan segar dan inovasi di lapangan.

Hasil penelitian Tim Ekspedisi Patriot akan menjadi bahan dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan hilirisasi, industrialisasi, dan investasi di kawasan transmigrasi.

Kementrans berharap melalui program tersebut kawasan transmigrasi akan berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang berdaya saing.

“Dengan kolaborasi lintas generasi, kita bisa merancang pemetaan potensi, menarik investasi, hingga menyiapkan industrialisasi yang menopang ekonomi transmigrasi dalam jangka panjang,” imbuh Velix Vernando Wanggai.

  • Transmigrasi
  • Ekspedisi Patriot termuda

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.