Pemkab Bantul Lakukan Pendekatan ke Keluarga Siswa yang Mundur dari Sekolah Rakyat
Minggu, 17 Agu 2025, 11:23 WIBBANTUL â Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta bakal melakukan pendekatan dan pendampingan kepada keluarga siswa yang dilaporkan mundur dari kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Atas 19 Sonosewu, Bantul.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Hermawan Setiaji di Bantul, Minggu (17/8), mengatakan pemda sudah mengetahui informasi adanya dua orang siswa yang mundur dari Sekolah Rakyat Menengah Atas Bantul, meski belum melakukan konfirmasi lebih lanjut.
"Jadi nanti mungkin perlu saya pastikan lagi informasi tersebut betul atau tidak. Kalau memang informasinya betul, akan kita lakukan pendekatan ke keluarga kenapa siswa mundur seperti itu, nanti kita cek lagi kebenaran informasinya," katanya.
Menurut dia, pendekatan dan pendampingan kepada keluarga tersebut untuk memastikan dan mencari solusi apakah keputusan mundur dari sekolah rakyat karena keinginan sendiri atau karena sebab lain, sehingga pemerintah bisa mengambil tindakan lebih lanjut.
Sebab, menurut dia, Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah dalam memberikan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak yang kurang mampu, mengingat sekolah tersebut gratis, dan para siswa disediakan asrama selama menempuh pendidikan.
"Intinya itu, baru kita cek benar atau tidak, kalau memang benar nanti akan kita dekati keluarganya supaya bisa balik lagi, kalau tidak kita akan konsultasi mungkin tidak ganti dengan peserta sebelumnya," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, dalam mengantisipasi agar siswa Sekolah Rakyat tetap betah dan tidak bosan selama menempuh pendidikan, Pemkab Bantul berencana menggulirkan sejumlah program kunjungan ke luar, guna penyegaran pikiran para siswa.
"Nanti ada beberapa program kolaborasi antara Sekolah Rakyat dengan pemerintah daerah (Pemda), biar mereka tidak bosan juga. Sebagai contoh nanti akan kita agendakan kunjungan ke beberapa museum yang ada di Bantul," katanya.
Selain itu, kata dia, pemerintah daerah siap memberikan fasilitas bagi siswa Sekolah Rakyat untuk berkunjung ke perpustakaan perpustakaan maupun tempat edukasi lainnya di Bantul agar para peserta didik tersebut bisa refresing dan berinteraksi dengan siswa lain.
"Termasuk kalau memungkinkan nanti mungkin secara periodik coba akan kita pikirkan mungkin tidak para siswa Sekolah Rakyat berkunjung ke lokasi lokasi wisata yang ada di Bantul, ini baru kita komunikasikan dengan Sekolah Rakyat," katanya.
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat Lombok Timur Prioritaskan Warga Miskin
-
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Terbuka terhadap Kritik
-
Bupati Tulungagung Memang Kelewatan, Sepatunya Seharga Rp129 Juta
-
Angkat Seni Budaya Sunda, Kemenekraf Perkuat Melalui AKTIF Musik
-
RI Harus Perkuat Dukungan Kredit UMKM
-
Usai Kunjungan Trump, Tiongkok Borong 200 Pesawat Buatan AS
-
11 Bulan Berjalan, Sekolah Rakyat Cetak Siswa Lebih Disiplin dan Percaya Diri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.