Pasokan BBM ke NTT Terdampak Cuaca Ekstrim, Pertamina Tambah Titik Alih Suplai
Minggu, 17 Agu 2025, 13:57 WIBJAKARTA-Pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya Manggarai tersendat akibat cuaca ekstrim yang menggangu perjalanan kapal tanker pengangkut BBM. Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM kembali normal minggu ini.
Merespon kelangkaan itu, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah melaksanakan mitigasi dengan menambahkan titik alih suplai yang sebelumnya dari Terminal BBM Maumere, saat ini juga diperbantukan dari Terminal BBM Ende. Penyaluran normal sendiri disuplai dari Fuel Terminal Reo.Â
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melalui Sales Area NTT dan Terminal BBM setempat juga melaksanakan upaya-upaya percepatan penyaluran selain pelaksanaan alih suplai. Fuel Terminal beroperasi 24 jam untuk menjamin pasokan di Manggarai dan sekitarnya aman. Prioritas pengiriman ke SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum) hingga prioritas pengisian juga dilaksanakan.Â
Prioritas pengisian dilaksanakan ke konsumen kendaraan dan meminimalisir pengisian ke konsumen non kendaraan untuk menghindari spekulan. "Mitigasi selanjutnya akan dilaksanakan pengaturan pembelian untuk mengurai antrian yang akan dikoordinasikan dengan Pemda dan APH setempat," jelas Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi kemarin.
"Hari ini kapal tanker sudah bongkar muat untuk menambah pasokan BBM. Kami targetkan stok kembali normal minggu ini. Dengan adanya tambahan ini dan kemudian didukung dua titik alih suplai serta upaya-upaya mitigasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, semoga keadaan cuaca juga semakin membaik hingga distribusi berjalan seperti sedia kala," tutup Ahad.Â
Pertamina menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kesabaran masyarakat atas kejadian yang disebabkan oleh kendala cuaca ekstrem yang berdampak pada mobilisasi kapal yang menyuplai BBM ke Fuel Terminal Reo sehingga berdampak pada terganggunya jadwal pengiriman BBM. Masyarakat diharapkan tetap membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan di SPBU.
Adapun masalah ini menimbulkan panic buying pada masyarakat. Di sisi lain dimanfaatkan para spekulan yang memperjualbelikan kembali BBM yang dibeli di SPBU.Â
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
HUT ke-46 Dekranas di Makassar, Ketua Umum Tekankan Reorientasi Pembinaan Perajin
-
Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores
-
DI GIIAS 2026, Pertamina Tekankan Transformasi Industri Otomotif Mesti Seiring dengan Kesiapan Infrastruktur dan Solusi Energi
-
Final Piala Dunia 2026, Babak Pertama Perpanjangan Waktu Tetap 0-0
-
Yogurt Beku dan Es Krim, Lebih Sehat Mana? Ini Kata Ahli Nutrisi
-
Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel
-
BPJS Kesehatan Tetapkan Seram Bagian Timur sebagai UHC Prioritas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.