Pria Inggris Tersangka Tabrak Massa Perayaan Gelar Liverpool Hadapi 24 Dakwaan Baru

Jumat, 15 Agu 2025, 07:27 WIB

LONDON, INGGRIS — Seorang pria Inggris yang dituduh menabrakkan mobilnya ke kerumunan pendukung Liverpool saat merayakan gelar juara Liga Inggris kini menghadapi tambahan 24 dakwaan pidana. Informasi tersebut diungkap jaksa pada sidang terbarunya, Kamis (14/8), di Pengadilan Liverpool.

Paul Doyle, mantan marinir berusia 53 tahun, tampak berlinang air mata ketika mengikuti sidang melalui sambungan video dari penjara. Dalam persidangan terungkap rincian dakwaan baru terkait insiden 26 Mei lalu, ketika ia diduga mengemudikan Ford Galaxy Titanium dan menghantam kerumunan yang meninggalkan area tepi laut Liverpool seusai parade kemenangan.

Ket. Foto: Paul Doyle, terdakwa yang dituduh menabrakkan mobilnya ke kerumunan pendukung Liverpool saat merayakan gelar juara Liga Inggris. — Sumber: AFP

Menurut Kepolisian Merseyside, sebanyak 134 orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Total 31 dakwaan kini telah diajukan terhadap Doyle, melibatkan 29 korban berusia antara enam bulan hingga 77 tahun.

Enam dakwaan di antaranya terkait korban anak-anak, termasuk dua bayi,masing-masing berusia enam dan tujuh bulan saat kejadian,yang terluka ketika mobil menghantam massa di Water Street, pusat kota Liverpool.

Ribuan pendukung The Reds memadati jalan-jalan kota untuk merayakan gelar Liga Inggris ke-20,rekor yang menyamai pencapaian Manchester United,sebelum suasana sukacita berubah menjadi kepanikan.

Doyle, ayah tiga anak asal kawasan Croxteth, awalnya didakwa atas tujuh tuduhan, termasuk mengemudi berbahaya dan menyebabkan cedera parah dengan niat. Kini, ia menghadapi puluhan dakwaan tambahan, di antaranya 19 tuduhan percobaan menyebabkan cedera parah, tiga tuduhan melukai dengan sengaja, dan satu tuduhan melakukan keributan (affray).

Mengenakan kaus abu-abu, Doyle tidak menyampaikan pembelaan dalam sidang yang berlangsung sekitar 20 menit. Sidang tersebut dihadiri sejumlah kerabat korban dan lebih dari 20 jurnalis.

Hakim Andrew Menary menunda perkara ini hingga 4 September, saat Doyle dijadwalkan menyampaikan pembelaan. Pengadilan sebelumnya telah menetapkan sidang utama dimulai pada tanggal 24 November, dengan perkiraan durasi tiga hingga empat pekan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.