Penjualan Mobil di Indonesia Turun 18 Persen pada Juli 2025

Jumat, 15 Agu 2025, 15:45 WIB

JAKARTA – Penjualan kendaraan baru di Indonesia mengalami penurunan signifikan sebesar 18 persen pada Juli 2025, menjadi 60.552 unit, dibandingkan 74.230 unit pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Data grosir yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan tren pelemahan ini sejalan dengan berkurangnya minat konsumen melakukan pembelian besar.

Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat menjadi 5,1 persen year-on-year pada kuartal kedua 2025, naik dari revisi 4,9 persen pada kuartal pertama, dampaknya belum terasa kuat di sektor otomotif. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh investasi dan ekspor, sementara belanja konsumen masih tertahan.

Ket. Foto: — Sumber: Getty Images

Bank Indonesia telah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin sebanyak empat kali tahun lalu, dari puncak 6,25 persen menjadi 5,25 persen. Kebijakan ini bertujuan mendorong daya beli masyarakat, namun sektor otomotif belum menunjukkan pemulihan yang signifikan.

Sepanjang Januari hingga Juli 2025, penjualan kendaraan di Indonesia turun 10 persen menjadi 435.390 unit, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatat penurunan 17 persen menjadi 484.250 unit. Penurunan terjadi pada segmen kendaraan penumpang ringan dan kendaraan komersial, masing-masing turun 10 persen menjadi 376.229 unit dan 108.007 unit.

Toyota mencatat penurunan penjualan sebesar 9 persen menjadi 142.751 unit pada periode tersebut. Meski demikian, model baru seperti Hilux Rangga dan MPV Innova menjadi penopang penjualan merek ini di tengah tren menurun.

Daihatsu mengalami penurunan penjualan lebih tajam sebesar 25 persen menjadi 74.856 unit. Honda juga merosot 30 persen menjadi 37.916 unit, sementara Mitsubishi turun 14 persen menjadi 36.092 unit dan Suzuki anjlok 14 persen menjadi 33.190 unit.

Persaingan semakin ketat dengan meningkatnya penetrasi merek-merek otomotif asal Tiongkok di pasar Indonesia. Produsen Jepang mendapat tekanan besar karena merek Tiongkok agresif memasarkan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) dengan harga dan fitur kompetitif.

Penjualan BEV di Indonesia melonjak hampir tiga kali lipat dalam tujuh bulan pertama 2025, mencapai 44.094 unit. BYD dan submerek Denza memimpin pasar dengan total 22.683 unit, disusul Chery/Omoda sebanyak 8.672 unit dan SAIC-GM-Wuling dengan 6.210 unit.

Sementara itu, produksi kendaraan di Indonesia secara keseluruhan turun hampir 2 persen menjadi 658.821 unit sepanjang tahun ini. Penurunan ini terjadi meskipun ekspor kendaraan rakitan utuh (Completely Built Up/CBU) justru meningkat 10 persen menjadi 284.285 unit.

Tren ini mencerminkan pergeseran pasar otomotif Indonesia yang semakin kompetitif dengan masuknya merek-merek baru, khususnya dari Tiongkok. Keunggulan pada teknologi kendaraan listrik dan strategi harga membuat produsen Tiongkok mampu merebut pangsa pasar yang sebelumnya dikuasai produsen Jepang.

Jika tren ini berlanjut, peta persaingan otomotif di Indonesia berpotensi berubah secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Produsen tradisional diperkirakan harus melakukan inovasi lebih agresif untuk mempertahankan posisinya di pasar domestik.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.