Kisah Inspiratif Alex Tan, Ciptakan 'Blink' dari Perjuangan Sang Paman Melawan Sakit
Jumat, 15 Agu 2025, 04:00 WIBJakarta - Perjuangan sang paman melawan rasa sakit selama empat tahun lamanya menjadi inspirasi Musisi Alex Tan untuk menciptakan single ketiga dari EP perdananya yang diberi judul "Blink".
"Ketika aku melihat pamanku sakit rasanya semakin sulit. Ketika kami mencoba menyadari ini benar-benar terjadi, rasanya ada penyangkalan, ada kesedihan," kata Alex di Jakarta, Kamis. (14/8).
Alex bercerita mulanya lirik yang ia tulis merupakan sebuah puisi yang kata demi katanya mencuat keluar begitu saja ketika sedang duduk di dalam mobil.
Kata-kata yang berserakan di kepalanya mendorongnya untuk perlahan menyusunnya menjadi bait yang penuh dengan makna. Lagu itu jadi makin berarti baginya karena mengandung perasaan tulus keluarga saat memberikan semangat pada pamannya di rumah sakit.
Lagu itu juga mengandung rasa hormatnya pada sang paman, serta kasih sayang keluarga dan sesama saudara.
"Seiring dengan berjalannya waktu, lagu ini mulai terbentuk dan ketika lagu ini terbentuk, aku merasa harus mencari seorang produser," kata wanita kelahiran 2003 itu.
Menurutnya, waktu duka itu membuat dirinya sulit untuk mengekspresikan diri. Musik membantunya jadi lebih terbuka dan melalui lagu itu diharapkan orang lain dapat merasakan hal yang sama.
"Karena terkadang ketika kita berbicara tentang kesedihan, kita tidak bisa menjelaskannya dengan baik. Ini sangat sulit karena kita masih menyangkal dan masih berusaha menerimanya. Jadi saya juga berpikir untuk menjadikannya sebuah lagu agar orang-orang, yang mendengarkan musik saya bisa merasakannya," ucap Alex
Lewat lagu "Blink", Alex yang memiliki darah keturunan China-India-Indonesia itu juga ingin menekankan pentingnya mendapat dukungan dari orang-orang terkasih dalam melewati suatu masa sulit.
"Aku harap lagu ini benar-benar memberi harapan untuk tetap bertahan dalam duka, dan satu-satunya cara untuk melewati duka adalah dengan benar-benar melewatinya," tambahnya.
Dalam penggarapan lagu tersebut, Will Mara berperan sebagai produser dan Kamga Mo menjadi vocal director beserta Ivan Iponk di Roemahiponk yang membantu tahap pasca produksi.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dedikasi Ayah yang Menginspirasi, Irwan Hidayat Apresiasi Satpam Sido Muncul Lari 140 KM Ungaran - Jepara demi Nazar untuk Anak
-
Hamas dan Israel Tuntaskan Pertukaran Sandera-Tahanan Keenam di Gaza
-
Kenali Makanan Mengandung Bahan Berbahaya
-
Perkuat Ekspansi MRO, GMF dan INKA Group Jalin Kemitraan Strategis
-
Marcus Rashford Ingin Pindah Permanen ke Aston Villa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.