Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bongkar Fakta OTT KPK yang Menjerat Dirut Inhutani V! Dari Duit Miliaran, Mobil Mewah, Hingga Transaksi di Lapangan Golf

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 07:53 WIB | Oleh:
Bongkar Fakta OTT KPK yang Menjerat Dirut Inhutani V! Dari Duit Miliaran, Mobil Mewah, Hingga Transaksi di Lapangan Golf Doc: Antara Foto
Ket. KPK tahan Dirut Inhutani V terkait kasus dugaan suap izin pemanfaatan kawasan hutan

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap praktik rasuah di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kali ini, giliran PT Inhutani V, perusahaan yang bergerak di bidang industri kehutanan, yang terseret dalam operasi tangkap tangan (OTT) keempat sepanjang tahun 2025.

OTT ini berlangsung pada Rabu (13/8) di kantor Inhutani V yang berlokasi di Jakarta. Dalam operasi tersebut, sembilan orang diamankan untuk dimintai keterangan, termasuk dari kalangan swasta dan jajaran direksi BUMN.

Setelah dilakukan pemeriksaan selama 1x24 jam, KPK menetapkan tiga tersangka. Salah satunya adalah Direktur Utama PT Inhutani V, Dicky Yuana Rady (DIC).

Berikut lima fakta penting dari kasus yang mengejutkan ini:

1. Dirut Inhutani V Jadi Tersangka

Dicky ditetapkan sebagai tersangka bersama dua pihak lain: Djunaidi (DJN), Direktur PT Paramitra Mulia Langgeng, dan Aditya (ADT), staf perizinan dari SB Group. Mereka diduga terlibat dalam praktik suap terkait kerja sama pengelolaan kawasan hutan di wilayah Lampung.

2. Suap untuk Pengelolaan Kawasan Hutan

Kasus ini bermula dari kesepakatan kerja sama antara PT Inhutani V dan PT PML di area hutan seluas lebih dari 56.000 hektare. Meski sempat bermasalah secara hukum karena wanprestasi pembayaran, PT PML tetap ingin melanjutkan kerja sama—dengan jalan pintas: menyuap.

3. Mobil Mewah hingga Uang SGD 189 Ribu Disita

KPK menyita uang tunai senilai SGD 189 ribu (sekitar Rp 2,4 miliar), serta dua unit mobil mewah yakni Rubicon dan Pajero. Rubicon diduga diminta langsung oleh Dicky sebagai “imbalan” dari rekanan. Transaksi permintaan mobil bahkan disebut-sebut terjadi saat bermain di lapangan golf.

4. Modus Uang Masuk lewat Bukti Setor

Djunaidi memerintahkan stafnya untuk membuat bukti setor senilai miliaran rupiah agar laporan keuangan PT Inhutani “terlihat sehat”. Laporan keuangan yang sebelumnya defisit ("merah") pun berubah jadi positif ("hijau").

5. Potensi Kerugian Negara Capai Puluhan Miliar

Uang yang diduga mengalir dari PT PML ke PT Inhutani mencapai Rp 21 miliar. Dana tersebut dicairkan dalam berbagai skema dan digunakan untuk "pengamanan tanaman" serta diduga untuk melicinkan jalan bagi PT PML agar tetap bisa mengelola kawasan hutan, meskipun tidak memenuhi kewajiban sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Simulasi Pengamanan Pelaksa...
Ekonomi
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar,...
Nasional
Rapat Pembahasan Temuan Omb...

Michael Olise Jadi Pahlawan! Prancis Tundukkan Belgia 1-0

46 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Michael Olise Jadi Pahlawan...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.