Rayakan HUT RI Ke 80, Kemenbud Pentaskan Harmoni Sahabat KILA
Kamis, 14 Agu 2025, 14:33 WIBJAKARTA â Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun keâ80 Republik Indonesia sekaligus merayakan potensi luar biasa anak-anak bangsa, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) akan mempersembahkan sebuah pertunjukan drama musikal anak-anak bertajuk âHarmoni Sahabat KILAâ.
Pentas ini direncanakan dihelat pada 19 Agustus 2025Â mendatang, pukul 15.00 WIB di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari gerakan nasional KILA (Kita Cinta Lagu Anak) 2025.
Pentas musikal ini akan menghadirkan kisah yang mengangkat semangat anak-anak dalam mengikuti lomba KILA, dikemas dengan musik, tari, dan nyanyian penuh warna yang dibawakan langsung oleh para finalis KILA dari berbagai daerah.
Lebih lanjut, Fadli mengungkapkan bahwa pada peringatan Hari Anak Nasional beberapa waktu lalu, pihaknya telah menghadirkan pentas musik yang menampilkan penyanyi anak-anak era 70 dan 80-an, yang sempat mewarnai masa kecil generasi terdahulu.
"Dulu, penyanyi anak-anak sangat dikenal dan lagunya menggugah. Saat ini, kita perlu afirmasi dan membangun kembali ekosistem lagu anak yang membawa pesan moral, menggembirakan, dan membentuk karakter anak bangsa," ujarnya.
Melalui program KILA,
Pentas ini direncanakan dihelat pada 19 Agustus 2025Â mendatang, pukul 15.00 WIB di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari gerakan nasional KILA (Kita Cinta Lagu Anak) 2025.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan bahwa âHarmoni Sahabat KILAâ bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan panggung perayaan atas kreativitas, semangat, dan bakat anak-anak Indonesia dari berbagai penjuru tanah air.
"KILA merupakan upaya strategis Kementerian Kebudayaan dalam menghidupkan kembali
semangat penciptaan dan penampilan lagu anak Indonesia yang berkualitas, relevan, dan mendidik," katanya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
semangat penciptaan dan penampilan lagu anak Indonesia yang berkualitas, relevan, dan mendidik," katanya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Pentas musikal ini akan menghadirkan kisah yang mengangkat semangat anak-anak dalam mengikuti lomba KILA, dikemas dengan musik, tari, dan nyanyian penuh warna yang dibawakan langsung oleh para finalis KILA dari berbagai daerah.
Lebih lanjut, Fadli mengungkapkan bahwa pada peringatan Hari Anak Nasional beberapa waktu lalu, pihaknya telah menghadirkan pentas musik yang menampilkan penyanyi anak-anak era 70 dan 80-an, yang sempat mewarnai masa kecil generasi terdahulu.
"Dulu, penyanyi anak-anak sangat dikenal dan lagunya menggugah. Saat ini, kita perlu afirmasi dan membangun kembali ekosistem lagu anak yang membawa pesan moral, menggembirakan, dan membentuk karakter anak bangsa," ujarnya.
Melalui program KILA,
 Fadli berharap lahir kembali lagu-lagu anak berkualitas, yang tidak hanya disenangi, tetapi juga mendidik. Tak hanya itu, ia  juga menyoroti pentingnya pertumbuhan seni pertunjukan drama musikal di Indonesia.Â
"Kita berharap Indonesia juga bisa memiliki drama musikal, seperti Broadway di Amerika Serikat dan West End di Inggris. Kita sedang menuju ke arah itu dengan membentuk ekosistem yang mendukung," lanjutnya.
Pertunjukan ini akan semakin istimewa karena keseluruhan penampilan akan dibawakan oleh anak-anak bertalenta, yaitu para finalis lomba menyanyi KILA, yang akan membawakan lagu-lagu karya finalis lomba cipta lagu.Â
Lagu-lagu tersebut telah diaransemen ulang secara khusus untuk panggung musikal, memberikan pengalaman artistik yang kaya dan menyentuh. Drama musikal ini digarap oleh tim kreatif profesional di bawah arahan Rama Soeprapto, bersama tokoh-tokoh terkemuka di dunia seni, seperti Palka Kojansow, Gerry Gerardo, Wishnu Dewanta, Benny Krisnawardi, Iskandar Loedin, dan Tanti Hudoro.
Selain menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak Indonesia, KILA juga merupakan bagian dari
komitmen Kementerian Kebudayaan untuk membangun ekosistem musik yang sehat dan berkelanjutan.
"Kita berharap Indonesia juga bisa memiliki drama musikal, seperti Broadway di Amerika Serikat dan West End di Inggris. Kita sedang menuju ke arah itu dengan membentuk ekosistem yang mendukung," lanjutnya.
Pertunjukan ini akan semakin istimewa karena keseluruhan penampilan akan dibawakan oleh anak-anak bertalenta, yaitu para finalis lomba menyanyi KILA, yang akan membawakan lagu-lagu karya finalis lomba cipta lagu.Â
Lagu-lagu tersebut telah diaransemen ulang secara khusus untuk panggung musikal, memberikan pengalaman artistik yang kaya dan menyentuh. Drama musikal ini digarap oleh tim kreatif profesional di bawah arahan Rama Soeprapto, bersama tokoh-tokoh terkemuka di dunia seni, seperti Palka Kojansow, Gerry Gerardo, Wishnu Dewanta, Benny Krisnawardi, Iskandar Loedin, dan Tanti Hudoro.
Selain menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak Indonesia, KILA juga merupakan bagian dari
komitmen Kementerian Kebudayaan untuk membangun ekosistem musik yang sehat dan berkelanjutan.
Sedangkan Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha mengatakan bahwa KILA bukan sekadar mengajarkan keterampilan musik, tetapi juga membangun kepercayaan diri anak-anak.Â
âKILA mengajarkan anak-anak untuk selalu bersyukur atas talenta yang dimiliki. Anak-anak diajarkan untuk percaya diri lewat musik, kelas
seni, dan diajarkan untuk mampu menghadapi panggung,â tutupnya.
seni, dan diajarkan untuk mampu menghadapi panggung,â tutupnya.
- HUT RI 80
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Kado HUT ke-80 RI, Pertamina Produksi Avtur dari Minyak Jelantah
-
HUT RI ke-80 di Mindiptana: TNI, Pelajar, dan Warga Bersatu Rayakan Kemerdekaan
-
Bukan Sekadar Lomba, Panjat Pinang Kalimalang Jadi Ikon HUT RI di Jakarta
-
Tangis Pembawa Baki Bianca Alessia Saat Prabowo Cium Merah Putih di HUT RI ke 80, Momen Sakral yang Guncang Jiwa Rakyat Indonesia!
-
WNI di Tokyo Gelar Gowes Santai Sambut HUT ke-80 RI
-
Lapas Kediri Libatkan WBP Adakan Pekan Olahraga untuk Peringati HUT Ke-80 RI
-
Sekitar 16.000 Orang Diprediksi Akan Hadir Pada Upacara HUT RI ke-80 di Istana Merdeka
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.