- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Kerahkan Garda Nasio...
Trump Kerahkan Garda Nasional di Washington DC
Rabu, 13 Agu 2025, 01:00 WIBWashington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Senin (11/8), mengatakan bahwa dia mengerahkan Garda Nasional untuk membantu memulihkan hukum dan ketertiban serta keamanan publik di Washington DC.
Trump juga telah secara resmi menggunakan District of Columbia Home Rule Act (Undang-Undang Pemerintahan Daerah Distrik Columbia) untuk menempatkan Departemen Kepolisian Metropolitan di bawah kendali langsung pemerintah federal.
"Ini adalah Hari Pembebasan di (Washington) DC, dan kita akan mengambil kembali ibu kota kita," kata Trump.
Seperti dikutip dari Antara, Trump menyatakan pemerintahannya telah mengirim 500 agen federal ke distrik tersebut pada pekan lalu, termasuk dari FBI, Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF), Badan Antinarkoba AS, Kepolisian Taman AS, Dinas Marshal AS, Dinas Rahasia AS, dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.
Dalam sebuah pernyataan, Presiden Trump menyatakan bahwa pengerahan Garda Nasional diperlukan untuk melindungi warga dan properti federal. "Keamanan dan ketertiban adalah prioritas utama. Garda Nasional akan memastikan hukum ditegakkan dan warga negara kita aman," ujarnya.
Sejak kembali menjabat di Gedung Putih, Trump telah berulang kali mengkritik tingginya angka kriminalitas dengan kekerasan dan masalah tunawisma di Washington DC.
Trump menyalahkan pemerintah setempat atas buruknya pengelolaan dan mengancam akan mengambil alih kendali distrik tersebut oleh pemerintah federal.
Dalam sebuah wawancara dengan MSNBC pada Minggu (10/8), Wali Kota Washington DC Muriel Bowser membela keamanan ibu kota, dengan mengatakan "kami telah menghabiskan waktu selama dua tahun terakhir untuk menekan angka kriminalitas dengan kekerasan di kota ini, menurunkannya hingga ke titik terendah dalam 30 tahun terakhir."
Langkah Presiden Trump ini memicu reaksi yang beragam. Perdebatan mengenai efektivitas dan dampak dari kehadiran Garda Nasional ini kini menjadi sorotan utama di seluruh AS.
 Sebagian besar melihat keputusan ini sebagai tindakan tegas yang dibutuhkan untuk menghentikan kerusuhan dan vandalisme. Mereka berpendapat bahwa kehadiran Garda Nasional akan mengirimkan pesan kuat bahwa kekerasan tidak akan ditoleransi.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.