- Home
-
- Megapolitan
-
- KPKP: Pemprov DKI Kembangk...
KPKP: Pemprov DKI Kembangkan 100 Kampung Mandiri Pangan
Rabu, 13 Agu 2025, 17:49 WIBJAKARTA - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kampung Mandiri Pangan (MAPAN) dan Pemanfaatan Rooftop untuk Urban Farming di Kantor Dinas KPKP, Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat, Rabu (13/8).
Kegiatan ini diikuti para peserta yang terdiri dari penggiat urban farming sekaligus perwakilan RW yang berpotensi menjadi Kampung MAPAN.
Bimtek menghadirkan narasumber seperti Pengelola Kebun Gangnam, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Pitra Seva, dan Ketua P4S Daun Hijau 01003 CPT, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan di Ibu Kota.
Ia menyampaikan, program Kampung Mandiri Pangan merupakan bagian dari Gerakan Jakarta Menanam, dengan basis pengembangan di tingkat RW.
âHarapan kami, lebih dari 50 persen warga di satu RW melakukan penanaman di lingkungan sekitar, didukung kebun komunitas atau pemanfaatan lahan yang tersedia,â ujar dia.
Menurut dia, langkah ini tidak hanya memenuhi sebagian kebutuhan pangan warga, tetapi juga membuka peluang usaha baru.
âDari lahan yang tadinya tidak terpakai, bisa tumbuh ekonomi baru, bahkan UMKM. Produksi tidak berhenti di sayuran segar, tapi bisa sampai pengolahan dan pemasaran,â ucap dia.
Tahun ini, Dinas KPKP DKI Jakarta menargetkan penumbuhan Kampung MAPAN di 100 RW. Salah satu contohnya yakni di RW 07 Kelurahan Kembangan Utara, di mana seluruh RT telah menerapkan urban farming, bahkan memanfaatkan lahan milik swasta sebagai kebun komunitas.
Ia menjelaskan, pemilihan 100 RW dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan lahan minimal 500 meter persegi sebagai kebun komunitas. Lahan tersebut akan menjadi pusat produksi, pembibitan, pemasaran, sekaligus wadah pelatihan warga.
âUsai Bimtek, Dinas KPKP DKI Jakarta akan memfasilitasi kelas-kelas berkebun di setiap RW untuk memperluas jangkauan program,â ujar dia.
Mujiati mengatakan, selain lahan horizontal, pemanfaatan rooftop juga menjadi fokus. Rooftop kantor kelurahan, puskesmas, sekolah, atau gedung lainnya dinilai potensial sebagai tempat produksi sekaligus pusat edukasi masyarakat.
Ia menambahkan, program ini akan terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari Asta Cita Presiden RI, khususnya untuk mewujudkan kemandirian pangan.
âJakarta sangat bergantung pada pasokan pangan dari daerah lain. Dengan membangun dari lingkup terkecil, seperti RW, kita bisa mengurangi ketergantungan itu. Walaupun tidak 100 persen, setidaknya kita bisa lebih mandiri,â pungkas dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.