- Home
-
- Megapolitan
-
- Dinsos Tangerang: Bantuan ...
Dinsos Tangerang: Bantuan Sosial Jadi Upaya Tekan Prevalensi Stunting
Rabu, 13 Agu 2025, 16:40 WIBTangerang - Dinas Sosial Kota Tangerang, Banten mengatakan penyaluran bantuan sosial uang (BSU) oleh pemkot tak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat miskin akan tetapi juga menekan angka prevalensi stunting.
"Penerima BSU ada juga balita dengan risiko stunting. Ini adalah bentuk nyata upaya Pemkot Tangerang dalam menekan angka prevalensi stunting," kata Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Mulyani di Tangerang, Rabu (13/8).
Berdasarkan angka prevalensi stunting berdasarkan e-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) pada pertengahan 2025, balita terindikasi stunting 5,6 persen.
Dinas Sosial menyalurkan BSUÂ kepada 2.423 penerima manfaat di 13 kecamatan dengan 207 orang di antaranya balita dengan risiko stunting.
Ia mengatakan bansos ini juga sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Setiap penerima manfaat mendapat dua kali bantuan dalam setahun, yakni pada Februari dan Agustus. Setiap penerima mendapat Rp300 ribu di setiap penyaluran atau Rp600 ribu dalam setahun yang bersumber dari APBD Kota Tangerang.
"Mekanisme distribusi dilakukan dengan memastikan penerima manfaat yang terdata sesuai kategori dan persyaratan yang telah ditetapkan dan verifikasi lapangan agar tepat sasaran," katanya.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman mengatakan kalangan lintas sektoral terus mengoptimalkan kebijakan penurunan stunting sebagai agenda prioritas pada tahun ini.
Pemkot Tangerang telah berhasil menyalurkan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada 2.776 balita dan 391 ibu hamil selama pertengahan tahun ini.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan pemkot juga telah menyiapkan berbagai kebijakan strategis lainnya mulai dari pemberian bantuan sembako selama enam bulan ke depan, pemberian makanan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman), pelaksanaan program Pos Gizi, program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), dan program Sate Sami (Satu Telur Satu Minggu).
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Jamkrindo Salurkan Bantuan Sosial di Jakarta
-
Bulog Serap Gabah Petani Lokal, Kebutuhan Beras Paser dan PPU Dipastikan Terpenuhi
-
Jelang THR Cair, Waspadai Dua Modus Penipuan Digital Ini
-
Cara Wamendagri Ribka Haluk Atasi Kendala BPJS dan Stok Darah di Rumah Sakit Papua
-
Kemendag berbagi beras dan minyak gratis
-
Iran Siapkan Balasan Bakal Sasar Semua Fasilitas AS dan Israel
-
Dominasi Pasar 2025: Xiaomi Jadi Merek No. 1 Smartphone, Tablet, dan Wearable di Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.