Pembangunan Labkesmas untuk Pemeriksaan Kesehatan Klinis dan Lingkungan
Selasa, 12 Agu 2025, 22:35 WIBKoba, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membangun Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) dengan angarann senilai Rp13,3 miliar untuk pemeriksaan kesehatan klinis dan lingkungan.
Kepala Bidang Farmasi Dinas Kesehatan Bangka Tengah Muhrim,di Koba, Rabu, mengatakan pembangunan menggunakan dana APBN Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari target seluruh kabupaten/kota memiliki Labkesmas pada 2027.
"Labkesmas ini tercetus dari evaluasi penanganan COVID-19 yang lalu, sehingga setiap kabupaten dituntut memiliki fasilitas ini," ujarnya.
Menurut dia, Labkesmas dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui layanan pemeriksaan makanan, minuman, jajanan, air, udara, serta deteksi penyakit menular.
"Kalau sudah ada Labkesmas, bisa dilakukan pemeriksaan bahan pangan, kualitas air, udara, termasuk penyakit klinis. Namun alat-alatnya menunggu pengadaan dari pusat," kata Muhrim.
Ia menyebutkan, pembangunan Labkesmas di Bangka Tengah dilakukan bersamaan dengan Bangka Barat dan Belitung, sehingga seluruh kabupaten di Bangka Belitung akan memiliki fasilitas tersebut.
Muhrim berharap Labkesmas dapat membantu masyarakat mengidentifikasi masalah kesehatan secara cepat di masa mendatang.
Pemerintah daerah menargetkan pembangunan fisik rampung pada akhir 2025 sehingga layanan dapat mulai beroperasi pada awal 2026, setelah peralatan laboratorium dikirim oleh pemerintah pusat.
Keberadaan Labkesmas diharapkan juga memperkuat sistem surveilans kesehatan daerah, mempercepat deteksi potensi wabah, serta mendukung program kesehatan nasional di tingkat kabupaten.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.