Implementasi Teknologi Pertanian: Produktivitas Melonjak 50%, Petani Kini Tak Lagi Tertinggal!

Selasa, 12 Agu 2025, 17:58 WIB

BANDUNG - Adopsi teknologi canggih dalam sektor pertanian bukan sekadar inovasi, melainkan revolusi produktivitas yang mengguncang paradigma lama. 

Dengan penerapan teknologi modern—mulai dari otomasi, sensor pintar, hingga drone pemantau lahan—petani kini mampu meningkatkan hasil panen hingga 30 sampai 50 persen. 

Ket. Foto: Ilustrasi - Petugas mengoperasikan drone penebar benih padi dan mesin penanam padi kendali jarak jauh di Desa Jabon, Kediri, Jawa Timur. — Sumber: ANTARA/ Prasetia Fauzani

Angka ini bukan hanya statistik, tapi bukti nyata bahwa teknologi menjadi kunci utama mengatasi tantangan klasik pertanian seperti ketergantungan cuaca dan keterbatasan sumber daya manusia. 

Jika pemerintah dan pelaku industri tak segera mengakselerasi adopsi teknologi ini, maka sektor pertanian nasional akan tertinggal dalam perlombaan global pangan yang semakin sengit. 

Kini saatnya meninggalkan metode usang dan menyambut era pertanian presisi yang menjanjikan efisiensi, keberlanjutan, dan kemakmuran petani.

Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Madya Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) Kementerian Pertanian (Kementan), Harsono menyatakan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang modern merupakan kunci utama untuk melakukan transformasi di sektor pertanian, sekaligus mewujudkan ketahanan pangan.

"Jika seluruh pemangku kepentingan bersinergi, maka visi pertanian Indonesia yang efisien, produktif, dan berdaya saing global dapat terwujud,” kata Harsono dalam Focus Group Discussion (FGD) Industrial Research and Development Sektor Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian di Bandung, Selasa (12/8).

Ia menyampaikan, strategi percepatan modernisasi harus memanfaatkan teknologi untuk berbagai komoditas, mulai dari padi, jagung, kedelai, tebu, hingga hortikultura.

Selain itu, diperlukan pula dukungan kebijakan yang tepat agar Indonesia memiliki peluang besar untuk mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Selain memacu produktivitas, dikatakan dia adopsi teknologi di sektor pertanian juga bisa menghemat tenaga kerja, mengurangi biaya operasional, dan memperbaiki kualitas hasil panen.

“Digitalisasi pertanian bahkan turut membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut, Ketua Umum Asosiasi Robot Industri Indonesia (ASRII), sekaligus CEO PT Stechoq Robotika Indonesia Malik Khidir menyampaikan, startup teknologi di Tanah Air menegaskan perannya sebagai motor percepatan inovasi di sektor permesinan dan alat mesin pertanian.

Startup Stechoq misalnya, pernah mengembangkan modul Internet of Things (IoT) untuk mesin pertanian, serta menjadi mitra bagi program pemerintah seperti di Indonesia Manufacturing Center (IMC) yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin),

“Dengan karakter yang lincah, minim birokrasi, dan berorientasi pada solusi tepat guna, startup mampu mengisi celah yang selama ini tidak banyak tersentuh oleh riset dan pengembangan (R&D) konvensional,” katanya.

  • Teknologi Pertanian

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.