Hendra Setiawan Tampil di Kejuaraan Dunia Senior BWF 2025

Selasa, 12 Agu 2025, 07:45 WIB

JAKARTA – Mantan pebulutangkis nasional Hendra Setiawan dipastikan kembali ke kompetisi resmi. Setelah memutuskan gantung raket bersama Mohammad Ahsan pada bulan Januari lalu, Hendra akan tampil di Kejuaraan Dunia Senior BWF 2025 yang berlangsung di Thailand, September mendatang.

Berbeda dengan BWF World Tour yang diikuti pemain aktif, ajang ini dikhususkan bagi atlet berusia di atas 35 tahun. Hendra akan turun di dua nomor sekaligus: ganda putra dan ganda campuran. Di ganda putra kategori MD 40, Hendra akan berpasangan dengan legenda bulutangkis Indonesia Tony Gunawan. Kolaborasi ini menjadi momen istimewa bagi Hendra, mengingat Tony adalah sosok yang diidolakannya sejak lama.

Ket. Foto: Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan mengembalikan kok ke arah lawannya ganda putra China Liang Wei Kang dan Wang Chang dalam babak 16 besar Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta. — Sumber: Koran Jakarta/Fajar AM

“Kesempatan bermain bersama idola di kejuaraan resmi adalah pengalaman berharga yang tidak datang dua kali,” ujar Hendra. Selain itu, di ganda campuran kategori XD 35, Hendra akan berduet dengan Debby Susanto, mantan andalan sektor campuran Indonesia era 2010-an yang pernah menjuarai All England.

Meski sudah pensiun, Hendra tak benar-benar meninggalkan bulu tangkis. Dia sempat fokus mengurus bisnis, sebelum kemudian aktif membimbing pasangan independen Sabar Karyaman/M. Reza Pahlevi.

Kejuaraan Dunia Senior BWF merupakan turnamen individu prestisius yang mempertandingkan kategori usia mulai +35 hingga +80 tahun, dengan lima nomor: tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Tiap asosiasi anggota BWF dapat mengirim maksimal empat pemain atau pasangan di tiap nomor kategori usia.

Gelar juara dunia senior diperebutkan lewat sistem gugur. Peraih medali emas berhak menyandang gelar Juara Dunia Senior di kategori masing-masing, medali perak untuk runner-up, dan dua medali perunggu bagi semifinalis.

Ajang ini kerap menjadi ajang reuni para legenda bulutangkis dunia, sekaligus panggung nostalgia bagi penggemar olahraga tepok bulu. Nama-nama besar yang pernah menghiasi peta persaingan internasional kerap kembali unjuk gigi, membawa atmosfer kompetisi yang hangat namun tetap prestisius.

Dengan duetnya bersama Tony Gunawan dan Debby Susanto, partisipasi Hendra di Thailand diprediksi akan menjadi salah satu sorotan utama. Bagi publik bulu tangkis Indonesia, ini bukan sekadar soal peluang merebut medali, tetapi juga kesempatan menyaksikan kembali aksi pebulu tangkis kelas dunia dalam balutan semangat persahabatan. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.