Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Pendaki Padati Gunung Rinjani setelah Dibuka Kembali

📅 Senin, 11 Agu 2025, 16:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Pendaki Padati Gunung Rinjani setelah Dibuka Kembali Doc: ANTARA
Ket. Akomodasi penginapan di kawasan Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat di Mataram, Senin (11/08/2025).

MATARAM – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatatkan ribuan pendaki, baik wisatawan lokal maupun asing mulai memadati Gunung Rinjani setelah dibuka kembali pada 11 Agustus 2025.

"Total pendaki yang melakukan chek in di tanggal 11 Agustus 2025, sebanyak 1.170 pendaki," kata Kepala Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGR Budi Soesmardi di Mataram, Senin (11/8).

Ia mengatakan ribuan pengunjung atau pendaki yang melakukan check in di 6 jalur pendakian terdiri atas 447 orang warga negara asing, 187 orang warga Indonesia, 140 orang guide dan 396 orang porter.

"Pada tanggal 1 -10 Agustus 2025, kami tutup total dan ini pendakian hari pertama setelah dibuka kembali," katanya.

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani resmi memberlakukan standar operasional prosedur (SOP) pendakian revisi ke-5 Tahun 2025, sebagai upaya peningkatan keselamatan, kenyamanan, dan tanggung jawab dalam aktivitas pendakian.

"SOP pendakian telah diperketat untuk meningkatkan keselamatan pengunjung," katanya.

Ada beberapa poin penting dalam SOP pendakian Gunung Rinjani 2025.

Berikut beberapa poin penting perubahan, yakni surat sehat berlaku maksimal H-1 sebelum pendakian, wajib isi surat pernyataan dan data asuransi lain yang dimiliki, pendaki wajib punya pengalaman (foto/sertifikat/wawancara).

Selain itu, pendaki di bawah 17 tahun wajib didampingi dan membawa izin orang tua. "Kemudian, pendaki pemula wajib didampingi guide berpengalaman dan wajib mengikuti safety briefing," katanya.

Untuk rasio satu guide membawa 5 pendaki dan rasio satu porter membawa dua pendaki asing dan tiga pendakian lokal serta wajib membawakan standar perlengkapan pendakian. "SOP ini berlaku untuk semua jalur resmi pendakian," katanya.

Sebelumnya, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan setelah melalui proses evaluasi insentif, kunjungan wisata alam di kawasan Gunung Rinjani Lombok kembali dibuka mulai 11 Agustus 2025.

"Kami informasikan kegiatan wisata alam pendakian di 6 destinasi Taman Nasional Gunung Rinjani akan dibuka kembali mulai tanggal 11 Agustus 2025," kata Kepala Balai TNGR NTB Yarman di Mataram.

Ia mengatakan pembukaan kunjungan wisata alam tersebut setelah melalui proses evaluasi intensif dan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola pendakian di kawasan Gunung Rinjani.

"Jalur pendakian di kawasan gunung ini telah dilakukan perbaikan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengunjung," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.