DK PBB Prihatin Atas Eskalasi Kekerasan di Sweida

Senin, 11 Agu 2025, 20:35 WIB

NEW YORK - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Minggu (10/8) dengan tegas mengutuk kekerasan terhadap warga sipil di Sweida, sebuah provinsi yang mayoritas penduduknya merupakan komunitas Druze di Suriah selatan.

Dalam pernyataan presiden, Dewan Keamanan PBB mengungkapkan keprihatinan mendalam atas eskalasi kekerasan belum lama ini di Kegubernuran Sweida sejak 12 Juli, termasuk pembunuhan massal dan pengungsian internal penduduk.

Ket. Foto: Pejuang saat di tengah bentrokan di dekat kota Sweida yang mayoritas penduduknya Druze di Suriah selatan, beberapa waktu lalu. — Sumber: AFP/ABDULAZIZ KETAZ

Dewan Keamanan mendesak semua pihak untuk mematuhi kesepakatan gencatan senjata dan melindungi warga sipil tanpa memandang etnis atau agama mereka.

Menyambut baik penyelidikan yang diluncurkan oleh pemerintah sementara Suriah, Dewan Keamanan menyatakan penyelidikan itu harus kredibel, cepat, transparan, imparsial, dan komprehensif sesuai dengan standar internasional, memastikan pertanggungjawaban dan membawa semua pelaku kekerasan ke pengadilan.

Sementara itu, Dewan Keamanan menekankan penolakan keras terhadap segala bentuk campur tangan negatif atau destruktif dalam transisi politik, keamanan, dan ekonomi Suriah.

Proses politik yang inklusif, dipimpin dan dimiliki oleh Suriah sendiri harus diterapkan di negara Timur Tengah tersebut, menurut Dewan Keamanan PBB. Ant/Xinhua

  • syria
  • sweida

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.