Pemkab Manggarai Barat Apresiasi Kejuaraan Taekwondo di Labuan Bajo untuk Hadapi PON
Minggu, 10 Agu 2025, 03:00 WIBLabuan Bajo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan olahraga taekwondo di Labuan Bajo sebagai wadah atlet menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
"Setelah semua selesai bertanding, jangan lupa kunjungan tempat wisata di Labuan Bajo," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Manggarai Barat Yohanes Hani di Labuan Bajo, NTT, Sabtu (9/8).
Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kabupaten Manggarai Barat menggelar Kejuaraan Nasional Taekwondo Komodo Open Tournament II Tahun 2025 pada 8-9 Agustus 2025 di Labuan Bajo yang diikuti  800 peserta, termasuk 500 atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Yohanes menilai ajang  itu dapat meningkatkan prestasi atlet guna mempersiapkan diri dalam PON 2028, serta menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter, terutama remaja dan anak-anak.
"Nilai karakter itu ada di olahraga seperti karakter sportif, disiplin, mandiri kerja sama dan menghargai dan kalau ini terus dipupuk saya yakin anak-anak ini akan berhasil karena pendidikan bukan hanya di kelas tapi di luar kelas," katanya.
Ia meminta Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kabupaten Manggarai Barat agar secara berkelanjutan menggelar berbagai turnamen taekwondo sehingga dapat mempersiapkan para atlet  NTT dalam ajang nasional.
"Sepakat dilakukan lagi tahun depan dengan lebih banyak peserta, itu lebih baik," katanya.
Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kabupaten Manggarai Barat Basilius Sardi Jeramat mengatakan dari 500 atlet yang mengikuti kejuaraan itu, 100 atlet diantaranya berasal dari luar NTT seperti NTB, Bali, Jawa Timur, hingga DKI Jakarta.
"Antusiasme peserta sangat tinggi, sehingga kami ingin menambah jam terbang atlet untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi menghadapi PON 2028 nanti," katanya.
Para atlet, lanjut dia, bertanding dalam dua kategori utama, yakni kyourugi atau pertarungan dan poomsae atau jurus untuk kelas cadet, junior, dan senior.
"Turnamen ini sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang prestasi agar meningkatkan semangat para atlet untuk berlatih, meningkatkan kualitas teknik dalam olahraga Taekwondo serta meningkatkan mental bertanding para atlet," kata dia.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.