Kitab Sijjin dan Illiyyin: Hadrah Daeng Ratu Raih Sutradara Terbaik di Ajang Fantasia Fest Kanada
Jumat, 08 Agu 2025, 18:05 WIBSutradara kelahiran Makassar, Hadrah Daeng Ratu baru-baru ini berhasil meraih gelar Best Director di Cheval Noir Competition, Fantasia Fest 2025 yang digelar di Quebec, Kanada, lewat karyanya 'Kitab Sijjin & Illiyyin'.
Internasional Fantasia, adalah festival film tahunan yang diadakan di Montreal, Kanada. Festival berfokus pada film-film bergenre fantasi, horor, fiksi ilmiah, dan kultus. Setiap tahun festival ini mampu menarik lebih dari 100 ribu pengunjung.Â
Juri dalam pernyataannya menyebut, untuk sutradara terbaik, sebuah film ('Kitab Sijjin & Illiyyin') sangat menonjol di antara kami. "Film itu merupakan eksplorasi yang kuat tentang hal-hal yang kita sebut kekuatan. Masa itu menegangkan sekaligus kacau, namun ada visi sejati di tengah badai."
"Dan itu kepada Hadrah Daeng Ratu untuk 'Kitab Sijjin & Illiyyin'," kata juri.Â
Variety, media hiburan ternama AS, menulis, Ratu memenangkan gelar sutradara terbaik di tengah banyak film horor Indonesia klise saat ini, mampu meningkatkan level histeria dramatis sejak dini dan seringâadalah salah satu keputusan yang kurang masuk akal di Festival Fantasia tahun ini . Namun, dengan segala keterbatasannya, film ini adalah film horor yang dirancang dengan baik dan menarik, yang seharusnya memuaskan penggemar genre yang mencari kejutan-kejutan khas, baik di dalam maupun luar negeri.
Kitab Sijjin dan Illiyyin merupakan sekuel dari kolaborasinya tahun 2023, dan penulis skenario Lele Laila "Sijjin", yang didasarkan dari horor hit Turki tahun 2014 "Sijjin," yang, telah menghasilkan tujuh sekuel. Tetapi versi Ratu adalah film asli yang berdiri sendiri, bukam reboot atau naratif langsung judul aslinya.Â
"Ide-idenya cukup familiar, dari underdog yang dilecehkan yang melampiaskan dendam gaib yang pahit pada para penganiayanya hingga berbagai bentuk keji seperti serangga, darah, ketakutan) yang digunakan dalam pengejaran itu," tulis Variety.Â
Ratu yang sempat mencetak 1,3 juta penonton dalam 11 hari pertama penayangan drama religi 'Assalamualaikum Baitullah' (2025), bukan sosok baru dalam dunia horor nasional. Ia dikenal lewat Jaga Pocong (2018), Malam Jumat the Movie (2019), Makmum (2019), Aku Tahu Kapan Kamu Mati (2020), Sijjin (2023), Perjanjian Gaib (2023), Pemandi Jenazah (2024), dan Menjelang Ajal (2024).
Menampilkan Dinda Kanyadewi dan Djenar Maesa Ayu, Kitab Sijjin dan Illiyyin mengisahkan seorang anak tiri yang membalas dendam karena sering dianiaya dan mengirim sihir ke keluarganya dendam. Satu per satu keluarga merasakan teror yang menegangkan dan mengancam nyawa, hingga meminta meminta rukiah dari seorang ustad.Â
Proses yang mengerikan itu melibatkan penggalian mayat yang masih segar, lalu menyiksanya dengan berbagai penghinaan mengerikan malam sebagai pembalasan dendam.Â
- Hadrah
- Film Horor
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Pembiayaan Kampanye Negara Dinilai Belum Tekan Biaya Politik
-
Harga Minyak Turun! ICP Juni 2026 Resmi di US$83,45 per Barel
-
Pochettino Puas dengan Performa AS Meski Takluk dari Jerman Jelang Piala Dunia
-
Tenaga Kependidikan UNG Dibekali Keterampilan Manajemen Stres
-
PLN Diskon 50 Persen untuk Pelanggan yang Ingin Tambah Daya Listrik
-
Siapa Joko Prabuwesi yang Bikin Warganet Ngakak dan Viral? Aksinya Kocak Ternyata...
-
Pertamina Umumkan Harga Pertamax Turbo dan Solar Nonsubsidi Turun Mulai 1 Juli, Harganya Kini Jadi Segini
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.