• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • UMKM Penyandang Disabilita...

UMKM Penyandang Disabilitas, Dewijaya Care Raih UMKM Berdaya of the Year

Senin, 05 Okt 2026, 12:13 WIB

JAKARTA — Dewijaya Care yang diinisiasi oleh Dewi Winarti Roro Shanti berhasil meraih penghargaan UMKM Berdaya of the Year dalam ajang UMKM Berdaya Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Asuransi Astra bersama Enably. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perkembangan usaha peserta selama mengikuti rangkaian program pemberdayaan bagi pelaku UMKM penyandang disabilitas.

UMKM Berdaya Awards 2026 digelar di Arumaya Financial Center, POM Hall Lantai 25, Jakarta, pada Selasa (29/9). Ajang tersebut menjadi puncak dari rangkaian program UMKM Berdaya (Bersama Asuransi Astra Tingkatkan Daya Saing Usaha) yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.

Ket. Foto: Pelaku usaha binaan UMKM Berdaya memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada karyawan Asuransi Astra melalui kegiatan bazar sebagai bagian dari strategi memperluas akses pasar. — Sumber: Asuransi Astra

Program UMKM Berdaya bagi pelaku usaha penyandang disabilitas ini dilaksanakan oleh Asuransi Astra berkolaborasi dengan Enably. Sepanjang program, sebanyak 50 UMKM penyandang disabilitas dari wilayah Jabodetabek mengikuti berbagai kegiatan pembinaan, mulai dari pelatihan hingga inkubasi usaha.

Materi pembinaan mencakup sejumlah aspek esensial dalam pengelolaan usaha, seperti pembukuan, pemasaran digital, serta kemampuan mengomunikasikan nilai dan keunggulan produk kepada konsumen. Para peserta juga memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan produknya secara langsung melalui pameran (showcase) dan bazar.

Selain pembinaan, program tersebut juga membuka akses pasar melalui penyerapan sejumlah produk peserta untuk mendukung kebutuhan kegiatan internal Asuransi Astra. Skema ini memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperoleh pengalaman berinteraksi dengan calon konsumen sekaligus membangun jejaring bisnis.

Deretan Pemenang UMKM Berdaya 2026

Setelah melalui seluruh rangkaian program, dewan juri memilih 10 UMKM yang masuk dalam jajaran Top 10 UMKM Berdaya. Mereka adalah Dewijaya Care, Stafi Food, Karina The Kitchen, Difa Danusantara, PassCoffee 88, Benjocraft, Klinik Pijat Tunanetra Assyifa, Hulwah Florist, Rumah Mode Zikrya, dan Ulfi Hijab.

Dewijaya Care kemudian ditetapkan sebagai peraih gelar utama UMKM Berdaya of the Year. Sementara itu, Stafi Food memperoleh penghargaan Most Inspirational Business Journey dan Karina The Kitchen meraih Most Innovative Product.

Dewijaya Care yang dikembangkan oleh Dewi Winarti Roro Shanti bergerak di bidang perawatan tubuh melalui merek True Body Care. Usaha tersebut menghadirkan produk berbahan organik alami, antara lain sabun batang, losion, dan losion pijat tubuh (massage body lotion) yang ditujukan khusus bagi konsumen berkulit sensitif.

Produk True Body Care menggunakan bahan organik tersertifikasi dengan kemasan yang dapat didaur ulang (recyclable). Pengembangan produk ini menjadi wujud komitmen Dewijaya Care dalam memadukan aspek perawatan kulit dengan kesadaran akan kelestarian lingkungan.

Dewi mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam program UMKM Berdaya memberikan tambahan pengetahuan sekaligus mendongkrak kepercayaan dirinya dalam mengembangkan usaha.

“UMKM Berdaya membuat saya semakin percaya diri dan yakin bahwa apa yang saya lakukan saat ini sudah berada di jalur yang tepat dan masih dapat dikembangkan lebih baik lagi,” ujar Dewi melalui keterangannya pada hari Rabu (1/10).

Menurut dia, program tersebut memberikan ruang yang sangat berharga bagi pelaku usaha penyandang disabilitas untuk menimba pengalaman dan memperdalam pengetahuan bisnis.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan usaha ke depannya. Saya juga berharap program seperti UMKM Berdaya dapat terus hadir sehingga semakin banyak teman-teman penyandang disabilitas yang mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dan usahanya,” tambahnya.

Apresiasi bagi Inovasi dan Perjalanan Inspiratif

Sementara itu, penghargaan Most Inspirational Business Journey dianugerahkan kepada Stafi Food yang diinisiasi oleh Afifah Luthfiyyah. Usaha tersebut bergerak di bidang makanan beku (frozen food) dengan produk olahan ayam dan ikan yang dikembangkan tanpa bahan pengawet, MSG, maupun tepung terigu.

Stafi Food juga mengusung pendekatan inklusif dengan melibatkan anggota tim dari kelompok disabilitas dan penyintas autoimun. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas ketekunan dan ketangguhan usahanya dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis.

Adapun Most Innovative Product diraih oleh Karina The Kitchen yang diinisiasi oleh Karina Nisa Hudayani. Usaha yang telah beroperasi sejak 2019 ini memproduksi berbagai jenis makanan dan minuman, seperti puding, kue kering, milkshake, roti (cake), dan brownies dengan beragam varian rasa.

Pengembangan ragam produk tersebut dilakukan secara berkelanjutan untuk menyesuaikan preferensi konsumen, baik untuk konsumsi sehari-hari maupun berbagai keperluan acara.

Selain penganugerahan penghargaan, UMKM Berdaya Awards 2026 juga dimeriahkan dengan sesi wicara (talkshow) bertajuk “Beyond Limitation, Empowering Business”. Diskusi interaktif ini membahas pengalaman para wirausahawan penyandang disabilitas dalam merintis usaha, mengatasi hambatan, serta memaksimalkan dukungan ekosistem bisnis.

Sesi wicara tersebut menghadirkan Co-Founder Setara Berdaya Fany Efrita Ritonga dan Founder Kedai Kopi Kamu Rocky J. Pesik yang berbagi inspirasi mengenai pentingnya kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas di dunia wirausaha.

President Director Asuransi Astra Maximiliaan Agatisianus menegaskan bahwa program UMKM Berdaya dirancang tidak sekadar untuk memberikan pembekalan, tetapi juga membuka akses nyata bagi para peserta.

“Kami percaya bahwa disabilitas bukanlah batas bagi seseorang untuk berkarya dan berdaya dalam membangun usaha yang dijalankannya. Setiap individu memiliki potensi dan kapabilitas yang dapat berkembang ketika mendapatkan ruang dan kesempatan yang setara,” ujar Maximiliaan.

Ia menambahkan bahwa inklusivitas dalam pemberdayaan UMKM harus melampaui sekadar pemberian ruang partisipasi, melainkan juga memastikan ketersediaan wadah bagi mereka untuk menunjukkan prestasi dan memperluas pencapaian.

Melalui program ini, Asuransi Astra berharap pengalaman yang diperoleh ke-50 peserta dapat menjadi fondasi kuat untuk memperluas daya saing dan jangkauan pasar di masa mendatang. Sebagai catatan, program UMKM Berdaya bagi kelompok disabilitas ini dijalankan melalui kemitraan strategis dengan Enably, sementara program untuk UMKM umum disalurkan bersama Yayasan Astra-Dharma Bhakti Astra (YDBA).

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.