• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Penulis Horor Jepang Sesuj...

Penulis Horor Jepang Sesuji-sensei Sapa Pembaca Indonesia di IIBF 2026

Senin, 05 Okt 2026, 12:37 WIB

JAKARTA — Penulis asal Jepang, Sesuji-sensei, hadir di Jakarta untuk bertemu langsung dengan para pembaca di Indonesia dalam rangkaian Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026. Kehadiran penulis novel Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki tersebut sekaligus bertepatan dengan persiapan pemutaran film adaptasi novelnya yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2026.

Sesuji-sensei dihadirkan oleh Phoenix Gramedia Indonesia (PGI)—perusahaan penerbitan hasil usaha patungan (joint venture) antara KADOKAWA dan Gramedia—pada Sabtu (3/10). Agenda kunjungan tersebut berlangsung dalam dua rangkaian utama, yakni sesi penandatanganan buku (fansign) di IIBF 2026 dan pemutaran film eksklusif Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki di CGV FX Sudirman.

Ket. Foto: Sesuji-sensei hadir menyapa pembaca Indonesia dalam rangkaian Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026. Penulis horor asal Jepang ini hadir untuk berinteraksi dengan penggemar sekaligus menyambut penayangan adaptasi film dari karyanya, Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki. — Sumber: PGI

Pertemuan dengan pembaca dimulai melalui sesi fansign di Kakatua Hall, Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan. Ratusan pengunjung dan penggemar memadati lokasi untuk bertemu langsung dengan Sesuji-sensei, mengikuti sesi tanya jawab, serta mendapatkan tanda tangan sang penulis.

Setelah acara di IIBF 2026, Sesuji-sensei menghadiri pemutaran eksklusif film Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki di CGV FX Sudirman. Pemutaran tersebut dihadiri oleh tamu undangan dan media, serta dilengkapi dengan sesi bincang-bincang khusus menjelang penayangan film secara luas di Indonesia.

Menyelami Horor Lewat Format Mockumentary

Novel Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki dikenal luas karena menggunakan format mockumentary dalam menyampaikan narasi horornya. Alih-alih hanya mengandalkan penceritaan fiksi konvensional, kisah dalam novel ini dibangun melalui berbagai materi seperti artikel majalah okultisme, dokumen tertulis, catatan, dan foto bergaya dokumenter.

Pendekatan tersebut dirancang untuk menciptakan ilusi seolah-olah pembaca sedang mengikuti sebuah investigasi sungguhan. Cerita berpusat pada hilangnya Ozawa, seorang editor baru yang mendapat tugas menggarap edisi khusus majalah okultisme.

Dalam proses mengumpulkan dokumen untuk proyek tersebut, Ozawa menemukan sejumlah keterkaitan misterius di sekitar lokasi tertentu di wilayah Kinki. Setelah Ozawa menghilang, berbagai arsip yang dikumpulkannya bersama seorang rekan menjadi fondasi utama alur cerita.

Format tersebut membuat pembaca tidak sekadar mengikuti jalannya cerita, tetapi juga diajak mencermati informasi, menghubungkan petunjuk, dan membangun interpretasi sendiri terhadap misteri yang disajikan.

Sesuji-sensei mengungkapkan bahwa pendekatan mockumentary memang sengaja dipilih untuk menempatkan pembaca seakan-akan menjadi bagian dari investigasi tersebut.

“Format mockumentary yang saya tulis dirancang agar pembaca merasa menjadi bagian dari investigasi misteri tersebut. Saya sangat senang melihat antusiasme masyarakat Indonesia, baik terhadap buku maupun adaptasi filmnya yang akan segera tayang di bioskop,” ujar Sesuji-sensei melalui keterangannya pada hari Senin (5/10).

Novel tersebut kemudian berkembang ke berbagai medium, termasuk manga dan film layar lebar. Adaptasi film Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki berdurasi 103 menit, disutradarai oleh Kōji Shiraishi, serta diproduksi oleh AX-ON Inc. dan Warner Bros.

Perluasan Portofolio Kekayaan Intelektual

Di Indonesia, novel dan adaptasi manga Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki diterbitkan oleh Phoenix Gramedia Indonesia. Kehadiran Sesuji-sensei di IIBF 2026 menjadi momentum penting bagi para penggemar untuk berinteraksi langsung di tengah tingginya perhatian publik terhadap karya tersebut.

Antusiasme tinggi tampak jelas dari para pengunjung IIBF 2026 yang mengikuti sesi bersama sang penulis. Salah seorang penggemar menuturkan bahwa kesempatan tersebut memberikan kesan mendalam, terutama karena gaya penceritaan buku yang terasa begitu nyata.

“Bisa bertemu langsung dengan Sesuji-sensei di IIBF 2026 dan mendapatkan tanda tangannya adalah pengalaman yang luar biasa. Gaya ceritanya di buku sangat menegangkan karena terasa seperti investigasi nyata,” ungkapnya.

Phoenix Gramedia Indonesia merupakan perusahaan penerbitan kolaborasi antara KADOKAWA dan Gramedia yang membawa berbagai kekayaan intelektual (intellectual property atau IP) global ke pasar Indonesia. PGI secara konsisten menghadirkan karya-karya dalam kategori novel, light novel, hingga komik dari beragam genre populer.

Sejumlah judul kenamaan yang diterbitkan PGI meliputi Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki, Tentang Ziarah yang Terkutuk, The Summer Hikaru Died, Phantom Busters, dan Gokurakugai. Selain itu, PGI juga menerbitkan light novel populer seperti Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian dan 5 Centimeters per Second.

Film Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki sendiri dijadwalkan mulai menghiasi layar bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2026, menandai babak baru perluasan perjalanan kreatif karya Sesuji-sensei dari halaman bacaan menuju layar lebar.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.