Kemenhut: Indonesia Berhasil Pertahankan Populasi Badak Jawa Meski Terancam Punah
Jumat, 08 Agu 2025, 16:10 WIBKementerian Kehutanan (Kemenhut) menyatakan bahwa hanya Indonesia yang berhasil menjaga keberadaan badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) meski populasinya kini semakin mengecil, dengan pemerintah terus berupaya menjaga dan meningkatkan jumlah satwa tersebut.
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut, Satyawan Pudyatmoko di Jakarta, Jumat, menjelaskan dari negara-negara di Asia dengan populasi badak Jawa di alam liarnya, hanya Indonesia yang berhasil mempertahankan populasinya meski kini tersisa sekitar 87-100 ekor di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.
"Dari seluruh negara yang punya badak Jawa, yang berhasil mengonservasi siapa? Dulu di Vietnam ada, di India ada badak Jawa . Tapi, yang berhasil mengonservasi, sorry saja, hanya Indonesia yang mampu walaupun populasinya kecil," jelasnya.
Pernyataan itu dikeluarkannya menjawab pertanyaan ANTARA terkait daftar yang dikeluarkan World Wide Fund for Nature (WWF) terkait 10 satwa paling terancam punah, dengan lima jenis diantaranya berada di wilayah Indonesia.
Secara historis spesies badak Jawa tercatat menyebar tidak hanya di Pulau Jawa dan Sumatera, tapi juga sampai ke wilayah Asia Tenggara hingga India, Bhutan dan China. Saat ini, badak Jawa hanya tersisa di wilayah TN Ujung Kulon dan dinyatakan punah di wilayah lain.
Satwa itu kini masuk dalam kategori kritis dalam Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) atau sangat terancam punah. Menurut data terakhir, populasinya diperkirakan mencapai kisaran 87-100 ekor.
Tidak hanya badak Jawa, Satyawan menjelaskan Indonesia juga terus berupaya melakukan konservasi badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) yang juga berstatus kritis terancam punah.
Secara historis, satwa itu sebelumnya tersebar di wilayah Asia Tenggara yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar sampai dengan negara Asia lain termasuk India, Bhutan, Bangladesh dan China. Namun, saat ini diketahui hanya sedikit wilayah yang tercatat memiliki populasinya di wilayah Indonesia.
Indonesia sudah memiliki Suaka Rhino Sumatera di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur untuk menjaga dan berusaha menambah populasi satwa badak Sumatera.
"Tinggal kita juga yang punya (badak Sumatera), jadi memang ini ada beberapa yang menjadi hewan kritis, tapi kita harus melakukan bagaimana populasi kecil itu bisa bertahan," ujarnya.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Program Translokasi Badak Jawa Dipastikan Kemenhut Akan Tetap Dalam Kawasan TNUK
-
Warga tak Perlu Khawatir, Kebutuhan Dasarnya Akan Dipenuhi
-
Kekalahan di Majelis Tinggi Picu Tekanan bagi PM Ishiba Jepang
-
Badak Jawa Terjebak, TNI dan Petugas TN Ujung Kulon Bergerak Cepat
-
Prabowo Umumkan Indonesia dan Brazil Siap Mulai Perundingan CEPA
-
Pernyataan BRIN Agar Warga Jakarta Tak Perlu Khawatir Hujan Mikroplastik, Sangat Mengherankan
-
Polisi Amankan 19 Pasangan Tidak Sah di Kamar Hotel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.