Mendag Dorong UMKM Garap Pasar ASEAN
Kamis, 07 Agu 2025, 18:46 WIBJAKARTA-Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia untuk menggencarkan ekspor ke ASEAN menggunakan momentum ASEAN Online Sale Day (AOSD) 2025 pada 8-10 Agustus 2025.
Dia mengajak para pelaku usaha Indonesia untuk selalu membidik pasar ekspor dan menunjukkan potensi produk-produk lokal di pasar global.Â
Sinergi semua pihak diperlukan dalam mewujudkan hal tersebut. Hal ini disampaikan Mendag Busan pada âKick Off dan Sharing Session AOSD 2025â di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta pada Kamis, (7/8). AOSD tahun ini mengusung tema âA Click to Prosperityâ, yang bertujuan untuk mendorong minat belanja daring sekaligus mempromosikan produk unggulan UMKM dari negara-negara ASEAN.
âMelalui kick off dan Sharing Session AOSD 2025 hari ini, kami harap para pelaku UMKM dapat lebih mengenal pasar negara ASEAN. Kita juga perlu mengoptimalkan momentum AOSD 2025 untuk membawa UMKM Indonesia agar lebih dikenal di pasar global,â tegas Mendag Busan.
Mendag Busan juga menegaskan pentingnya peran niaga elektronik (e-commerce) dalam mendukung ekspor UMKM. Ia pun mengapresiasi Shopee sebagai mitra strategis UMKM bertransaksi lintas batas.
Dia juga mengapresiasi FedEx Indonesia yang tengah menjajaki dukungan logistik dalam pelaksanaan AOSD 2025. âPlatform seperti Shopee telah memfasilitasi ekspor produk UMKM Indonesia, bahkan ke luar kawasan ASEAN. Upaya ini sejalan dengan program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang hingga kini telah memfasilitasi 773 UMKM dengan total transaksi senilai USD 90,04 juta atau sekitar Rp1,4 triliun,â ujarnya.
Menurut Mendag Busan, sinergi dengan berbagai pihak penting dilakukan untuk mendukung program Kemendag. âSinergi ini penting dalam mendukung program Kemendag, yaitu UMKM BISA Ekspor. Diharapkan kolaborasi ini dapat terus diperkuat,â kata Mendag Busan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono berharap, AOSD 2025 dapat memberikan manfaat dan mendukung program UMKM BISA Ekspor.
Sejak 2020, Kemendag telah menjadi Satuan Tugas sekaligus badan pelaksana AOSD. Kemendag juga berperan aktif dalam meningkatkan komitmen perwujudan pemulihan ekonomi kawasan, khususnya melalui e-commerce.
âKami menekankan pentingnya peran e-commerce dalam meningkatkan pertumbuhan dan daya saing UMKM di Indonesia. Kami harap, peluncuran AOSD 2025 dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas UMKM Indonesia di ASEAN,â tambah Djatmiko
- Ekspor
- Kementerian Perdagangan
- ASEAN
- ekspor UMKM
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
-
Dari Perajin Lokal ke Mancanegara, Tas Etnik Tembus Ekspor
-
Dampak Geopolitik Global, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Kompak Naik di Bulan Mei
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Mulai 8 Juni Wajib Punya NIB! Mendag: Pedagang Online Tanpa Legalitas Bakal Ditolak Platform
-
Literasi Keliling Berbasis Energi Hijau Hadir di Kota Kediri
-
Asean Sepakat Dorong Anggaran Ketahanan Iklim di Kawasan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.