Cegah Inflasi, Tulungagung Luncurkan Gebyar Pangan Murah 2025

Kamis, 07 Agu 2025, 12:52 WIB

 Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menggelar Gebyar Pangan Murah (GPM) pada 6-9 Agustus 2025 sebagai langkah konkret untuk mengendalikan laju inflasi, khususnya di sektor pangan.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Rabu (6/8) hingga Sabtu (9/8), di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung.

Ket. Foto: Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengunjungi salah satu stan dalam kegiatan Gebyar Pangan Murah di Tulungagung, Rabu (6/8/2025) — Sumber: Antara Foto

"Melalui Gebyar Pangan Murah ini, kami ingin memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan harga tetap terkendali agar masyarakat tidak panik dengan gejolak harga,” kata /Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo di Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (6/8).

Ia mengungkapkan bahwa laju inflasi year-on-year per Juli 2025 di Tulungagung mencapai 2,86 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 2,18 persen.

GPM menghadirkan sebanyak 49 stan, yang terdiri dari 19 perwakilan kecamatan serta pelaku UMKM dan petani binaan lokal.

Produk-produk yang dijual meliputi beras, minyak goreng, telur, gula dan berbagai hasil pertanian serta olahan lokal dengan harga yang sudah disesuaikan dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung, Agus Suswantoro menyebutkan bahwa beras dijual maksimal seharga Rp12.500 per kilogram dan animo masyarakat selama kegiatan cukup tinggi.

“Setiap hari, perputaran uang dari transaksi di GPM bisa mencapai ratusan juta rupiah. Ini menunjukkan kegiatan ini benar-benar diminati dan dirasakan manfaatnya,” jelas Agus.

Selain untuk menjaga stabilitas harga, GPM juga diharapkan dapat mendorong konsumsi pangan lokal dan sehat.

Edukasi kepada masyarakat menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan dari hulu ke hilir, tambahnya.

Pemkab Tulungagung berencana untuk menggelar kegiatan serupa secara berkala sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi dan perlindungan konsumen.

"Distribusi pangan harus merata, harga terkendali, dan masyarakat terbantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau," kata Agus.

  • Pangan Murah Tulungagung

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.