BMKG: Aceh Berpotensi Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga 9 Agustus

Kamis, 07 Agu 2025, 19:25 WIB

BANDA ACEH - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah Aceh hingga Sabtu, 9 Agustus 2025. Fenomena ini dipicu oleh belokan angin, suhu laut yang hangat, serta aktivitas dipole 

"Cuaca Aceh dalam beberapa hari ke depan masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang dan perlu juga diwaspadai potensi angin kencang," kata Prakirawan BMKG Aceh, Muhammad Niza Andria, di Banda Aceh, Kamis.

Ket. Foto: Ilustrasi - Warga Muslim berbagi payung saat hujan deras mengguyur lingkungan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jawa Timur. — Sumber: ANTARA/Didik Suhartono

Dirinya mengatakan, potensi ini disebabkan oleh beberapa faktor lokal seperti terdapat belokan angin di wilayah Aceh, meningkatnya suhu permukaan laut, dan juga faktor global dipole mode (fenomena interaksi laut-atmosfer di Samudera Hindia tropis).

Berdasarkan peringatan dini cuaca Aceh oleh BMKG, saat ini terpantau aktif dipole mode index yang berpropagasi atau menyebar ke arah barat di wilayah Samudra Hindia barat Sumatera.

Maka, berpotensi meningkatkan aktivitas/pola konvektif di wilayah Indonesia bagian barat, adanya daerah belokan angin dan konvergensi, serta kondisi suhu muka laut yang hangat di perairan Aceh dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air).

"Beberapa kondisi ini dapat. berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh," ujarnya.

Muhammad Niza menyebutkan, adapun sejumlah daerah di Aceh yang berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat dalam dua hari ke depan diantaranya.

Pada Jumat (8/8), yaitu Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Bireuen, Pidie, dan Gayo Lues.

Kemudian pada Sabtu (9/8) berpotensi terjadi di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Gayo Lues, Simeulue dan Kota Subulussalam.

Sedangkan untuk wilayah dengan potensi dilanda angin kencang yakni, pada Jumat (8/8) dan Sabtu (9/8) ini terjadi di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

Untuk itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat Aceh untuk mewaspadai potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang akibat perubahan dinamika atmosfer ini.

"Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik rintik di daerah pegunungan, maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai," demikian Muhammad Niza Andria.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.