- Home
-
- Luar Negeri
-
- Apple Investasi Besar-besa...
Apple Investasi Besar-besaran di AS, Gelontorkan Total 600 Miliar Dollar
Kamis, 07 Agu 2025, 10:14 WIBWASHINGTON - Apple akan menginvestasikan tambahan 100 miliar dollar di Amerika Serikat, sehingga total investasinya menjadi 600 miliar dollar selama empat tahun ke depan, kata Presiden AS Donald Trump pada Rabu (6/8).
Trump mengumumkan peningkatan komitmen tersebut di Gedung Putih bersama CEO raksasa teknologi tersebut, Tim Cook, dan menyebutnya sebagai "investasi terbesar yang pernah dilakukan Apple di Amerika."Â
"Apple akan meningkatkan pengeluaran secara besar-besaran pada rantai pasokan domestiknya," tambah Trump. Ia menyoroti fasilitas produksi baru untuk kaca yang digunakan untuk membuat layar iPhone di Kentucky.
Pada bulan Februari, Apple mengatakan akan menghabiskan lebih dari 500 miliar dollar di Amerika Serikat dan mempekerjakan 20.000 orang, dan Trump segera mengambil keuntungan dari keputusan tersebut.Â
Hal ini didasarkan pada rencana yang diumumkan pada tahun 2021, ketika perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs itu mengatakan akan menginvestasikan 430 miliar dollar di negara tersebut dan menambah 20.000 pekerjaan dalam lima tahun ke depan.
"Tahun ini saja, produsen Amerika berada di jalur yang tepat untuk memproduksi 19 miliar chip untuk Apple di 24 pabrik di 12 negara bagian berbeda," kata Cook di Ruang Oval.
Trump, yang telah mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk memindahkan manufakturnya ke dalam negeri dengan mengenakan tarif pada mitra dagang, mengklaim bahwa pemerintahannya harus berterima kasih atas investasi tersebut.
"Ini adalah langkah penting menuju tujuan akhir... memastikan bahwa iPhone yang dijual di Amerika Serikat juga dibuat di Amerika," kata Trump.Â
Cook kemudian mengklarifikasi bahwa, meskipun banyak komponen iPhone akan diproduksi di Amerika Serikat, perakitan lengkap iPhone akan tetap dilakukan di luar negeri.
"Jika Anda melihat sebagian besarnya, kami memproduksi banyak semikonduktor di sini, kami memproduksi kaca di sini, kami memproduksi modul Face ID di sini... dan kami memproduksi ini untuk produk-produk yang dijual di tempat lain di dunia," kata Cook.
Trump telah berulang kali mengatakan ia berencana untuk mengenakan tarif "100 persen" pada semikonduktor impor, ekspor utama Taiwan, Korea Selatan, Tiongkok, dan Jepang.Â
"Kami akan mengenakan tarif yang sangat besar pada chip dan semikonduktor," ujarnya kepada wartawan, Rabu di Gedung Putih.
Raksasa Taiwan TSMC -- perusahaan kontrak chip terbesar di dunia, yang menjadikan Nvidia dan Apple sebagai kliennya -- akan "dibebaskan" dari tarif tersebut karena memiliki pabrik di Amerika Serikat, kata Taipei pada hari Kamis.Â
Meskipun ia tidak memberikan jadwal pemberlakuan pungutan teknologi baru, pada hari Selasa ia mengatakan tarif baru pada produk farmasi dan semikonduktor serta chip impor dapat diumumkan dalam minggu mendatang.
AS "akan menjadi sangat kaya dan perusahaan-perusahaan seperti Apple, mereka akan pulang," kata Trump.
Trump lebih lanjut menjelaskan bahwa "Apple akan membantu mengembangkan dan memproduksi semikonduktor dan peralatan semikonduktor di Texas, Utah, Arizona, dan New York."Â
Ia mencatat jika perusahaan teknologi berkomitmen untuk memproduksi produk mereka di AS, "tidak akan ada biaya."
Apple melaporkan laba kuartalan sebesar 23,4 miliar dollar pada akhir Juli, melampaui perkiraan meskipun menghadapi biaya yang lebih tinggi karena pungutan besar-besaran Trump.
Tarif pada dasarnya adalah pajak yang dibayarkan oleh perusahaan yang mengimpor barang ke Amerika Serikat. Ini berarti Apple bertanggung jawab atas tarif atas iPhone dan produk atau komponen lain yang diimpornya dari luar negeri.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Tim Cook akan Mundur dari Jabatan CEO Apple
-
Pejabat Ekonomi AS–Tiongkok Bertemu di Paris, Siapkan Pertemuan Trump–Xi Jinping
-
Kemenhub Berangkatkan 10 Bus Mudik Gratis Tujuan Jawa dan Sumatera
-
Apple Rilis iPhone 17e Februari 2026, Performa Flagship Tapi Banyak Kompromi
-
Bocoran iOS 27: Siri Berubah Total Jadi AI Chatbot Mirip ChatGPT dan Gemini
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen, Gubernur Pramono Ajak Kadin Percepat Pembangunan Kota
-
DPR Akhirnya Mulai Susun Naskah Akademik RUU Perampasan Aset
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.