Wamenlu Ajak Diaspora Jadi Mitra Strategis Pembangunan Nasional

Rabu, 06 Agu 2025, 11:55 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, mengajak diaspora Indonesia untuk terus mencari dan menentukan arah baru dalam pembangunan nasional.

"Diaspora harus menjadi mitra aktif dalam pembangunan dan menjadikan IKN sebagai destinasi ekonomi, budaya, dan investasi internasional," kata Anis dalam pidatonya pada Congress of Indonesian Diaspora (CID) ke-8 di Ibu Kota Nusantara (IKN), sebagaimana dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu (06/8).

Ket. Foto: Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta (tengah) mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN). — Sumber: ANTARA

Anis menegaskan bahwa diaspora memiliki peran strategis dalam membentuk narasi global mengenai transformasi Indonesia melalui Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia juga menekankan pentingnya membangun persepsi bersama secara bertahap melalui kekuatan diaspora.

"Melalui diaspora, kita dapat menyampaikan satu pesan kuat kepada dunia — kalau ada kata bijak ada seribu jalan menuju Roma, maka ada pula seribu jalan menuju IKN," katanya.

Di hadapan peserta Kongres, Anis juga menyampaikan informasi terkini tentang diaspora, salah satunya adalah pembentukan unit eselon II baru yaitu Direktorat Urusan Diaspora di Kementerian Luar Negeri yang secara khusus akan menangani urusan diaspora.

Selain itu, Wamenlu juga menginformasikan rencana kegiatan besar Kemlu RI yakni Festival Film Indonesia dan Dunia Islam yang dijadwalkan digelar pada September 2025 di Jakarta.

Anis mengakhiri kunjungan kerjanya di IKN dengan melakukan penanaman pohon bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, sebagai wujud kontribusi bagi upaya penurunan emisi gas rumah kaca.

Indonesian Diaspora Network (IDN) Global yang berlangsung pada 2-3 Agustus itu menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran diaspora Indonesia dalam mendukung pembangunan nasional, memperluas jejaring global, serta memperkenalkan IKN sebagai simbol transformasi dan masa depan Indonesia, demikian siaran pers tersebut.

Acara yang mengusung tema "Mewujudkan IKN Menjadi Kota Dunia untuk Semua" itu diikuti sekitar 200 peserta diaspora Indonesia dari berbagai belahan dunia. Adapun acara tersebut meliputi diskusi panel, workshop, bazar nusantara dan fashion show.

Direktur Diplomasi Publik dan Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri turut menjadi panelis dalam sesi diskusi panel.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.