- Home
-
- Luar Negeri
-
- Brasil akan Mengadukan AS ...
Brasil akan Mengadukan AS ke WTO untuk Melawan Kenaikan Tarif Trump
Rabu, 06 Agu 2025, 18:55 WIBBRASILIA - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva pada Selasa (5/8) mengatakan, pemerintahnya akan menanggapi kenaikan tarif tajam yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) dengan rencana cadangan dan membawa perkara tersebut ke Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO).Dalam pertemuan Dewan Pembangunan Ekonomi dan Sosial Berkelanjutan yang diadakan di Brasilia, Lula menggambarkan kebijakan perdagangan AS tersebut "tidak adil." Lula juga menyoroti kemajuan Brasil di panggung internasional."Komitmen pemerintah adalah pada rakyat Brasil. Kami akan menerapkan rencana cadangan untuk memitigasi serangan tidak adil ini serta mengurangi dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkannya," kata Lula.Lula kepada para pemimpin bisnis, pengurus serikat buruh, perwakilan sektor pertanian, dan anggota masyarakat sipil Brasil menyatakan "Kita akan melindungi pekerja dan perusahaan Brasil yang terdampak kebijakan (AS) tersebut dan akan memanfaatkan segala mekanisme yang tersedia, termasuk WTO, untuk membela kepentingan kita."âBahkan, pemerintah telah mengambil tindakan untuk memperkuat perdagangan luar negeri dan menciptakan peluang baru bagi perusahaan domestik sebelum pergantian pemerintahan di Amerika Serikat.â lanjutnya.âââââââBrasil, kata dia, terus mengupayakan perundingan dan menyatakan bahwa pembicaraan dengan otoritas AS telah berlangsung sejak Maret.Lula telah menyatakan kesediaannya untuk bernegosiasi dengan pemerintah AS mengenai tarif tersebut, tetapi ia menekankan bahwa setiap dialog harus dilakukan dengan syarat yang setara dan saling menghormati, yang menegaskan kembali komitmennya terhadap kedaulatan nasional.Lula mengatakan ia tidak akan menghubungi Presiden AS Donald Trump untuk membahas masalah ini karena mitranya "tidak mau bicara." Namun, ia mengumumkan akan menghubungi Trump untuk mengundangnya ke COP30, konferensi perubahan iklim PBB, pada November, yang akan diadakan di Belem, Para.âAnda bisa yakin, saya akan menghubungi Trump untuk mengundangnya ke COP30 dan mengetahui pendapatnya tentang isu iklim. Saya akan berbaik hati untuk menghubunginya.âââââââââââââââLula menambahkan bahwa jika Trump tidak hadir, "itu karena dia tidak mau, bukan karena kurangnya pendidikan, keramahan, atau demokrasi. Saya akan mengundangnya!" ujarnya dalam pertemuan Dewan Pembangunan Ekonomi dan Sosial Berkelanjutan yang diadakan di istana kepresidenan.Mulai Jumat, produk yang diimpor ke AS dari Brasil akan dikenakan tarif sebesar 50 persen.Brasil akan secara resmi mengumumkan responsnya terkait kenaikan tarif tersebut pada 18 Agustus saat Kementerian Luar Negeri Brasil mengajukan permohonan kepada WTO untuk menggugat kebijakan yang diterapkan AS itu.Ketegangan bilateral kedua negara baru-baru ini meningkat menyusul keputusan Washington untuk menjatuhkan sanksi kepada Hakim Agung Brasil, Alexandre de Moraes, atas peran utamanya dalam penyelidikan upaya kudeta yang terkait dengan mantan presiden negara tersebut, Jair Bolsonaro.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kepulauan Seribu Lakukan Berbagai Upaya untuk Menekan Penyebaran TBC
-
Libur Sekolah, Puluhan SPPG Kudus Terus Distribusikan Menu MBG
-
Para Menteri APEC Sepakat Adopsi Pernyataan Bersama Terkait Sistem Perdagangan Multilateral dan WTO Secara Aklamasi
-
Tiongkok Ajak Uni Eropa Dukung Liberalisasi Perdagangan Versi WTO
-
LA Lakers Menang Tipis 105-104 atas Orlando Magic
-
WTO Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Perdagangan Global Tahun 2026 menjadi 0,5%
-
Pertahankan Desa Wisata lewat Festival Pemuteran Bay
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.