- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Gratiskan Tahun T...
Tiongkok Gratiskan Tahun Terakhir TK Negeri, Subsidi TK Swasta Dimulai Semester Depan
Selasa, 05 Agu 2025, 19:15 WIBJAKARTA â Pemerintah Tiongkok akan menghapuskan biaya pendidikan untuk anak-anak yang memasuki tahun terakhir di taman kanak-kanak negeri mulai semester berikutnya, serta memberikan subsidi kepada sekolah swasta yang memenuhi syarat. Kebijakan ini merupakan langkah awal menuju penyediaan pendidikan prasekolah gratis secara bertahap di seluruh negeri.
Langkah ini diambil setelah Tiongkok minggu lalu memperkenalkan subsidi pengasuhan anak bagi balita usia hingga tiga tahun, sebagai upaya menanggulangi penurunan angka kelahiran. Penurunan tersebut terjadi karena semakin banyak generasi muda yang menunda atau menolak untuk memiliki anak.
Pedoman baru dari Dewan Negara, yang berfungsi sebagai kabinet pemerintah, menyatakan bahwa pemerintah pusat akan menyalurkan subsidi untuk menutupi beban keuangan yang mungkin timbul akibat kebijakan ini terhadap lembaga pendidikan anak usia dini. Pemerintah daerah juga diminta untuk meningkatkan alokasi anggaran dan melakukan pengawasan ketat guna memastikan operasional taman kanak-kanak tetap berjalan normal.
Dewan Negara juga menegaskan pentingnya pencegahan keterlambatan pembayaran gaji bagi tenaga pendidik prasekolah. Oleh karena itu, gaji guru taman kanak-kanak negeri diwajibkan untuk dimasukkan dalam jaminan fiskal, guna menjamin pembayaran secara tepat waktu dan penuh.
Pemerintah Tiongkok menilai bahwa beban biaya pengasuhan anak yang tinggi menjadi faktor utama yang menghambat keinginan masyarakat muda untuk membentuk keluarga. Selain itu, tekanan pekerjaan dan ketidakpastian masa depan ikut memperburuk situasi.
Pada tahun 2024, jumlah penduduk Tiongkok tercatat menurun untuk tahun ketiga secara berturut-turut. Para ahli demografi memperingatkan bahwa tren ini bisa memburuk dalam beberapa dekade mendatang.
Penurunan angka kelahiran Tiongkok merupakan dampak jangka panjang dari kebijakan satu anak yang diterapkan sejak 1980 hingga 2015. Urbanisasi yang pesat juga turut mempengaruhi keputusan masyarakat dalam hal pernikahan dan memiliki anak.
Dengan pemberian pendidikan prasekolah gratis dan bantuan finansial bagi keluarga muda, pemerintah berharap dapat mengubah arah tren demografis yang mengkhawatirkan tersebut. Meski demikian, banyak pengamat menilai bahwa perubahan sosial dan struktural dibutuhkan lebih jauh untuk membalikkan tren penurunan angka kelahiran yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.
- Tiongkok
- Pendidikan Gratis
- Sekolah Gratis
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Harga Minyak Anjlok Tajam setelah Trump Sebut Perang Melawan Iran akan Segera Berakhir
-
Kementerian Ekraf Kolaborasi Bersama Folago Bahas Peluang Monetisasi Kreator
-
Semarakkan Mudik Lebaran 1447 H, KAI Wisata Hadirkan Hiburan Budaya hingga Pembagian Takjil
-
Lagi, Anggota Politbiro Tiongkok Diselidiki Lembaga Pengawas Antikorupsi
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.