Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatihan Olahan Makanan dari Labu Siam dan Bunga Telang

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 22:25 WIB | Oleh:
Pelatihan Olahan Makanan dari Labu Siam dan Bunga Telang Doc: Antara
Ket. Dosen Unej Dr Nurhayati memberikan pelatihan olahan makanan labu siam dan bunga telang di Aula Kantor Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Selasa (5/8/2025).

 Lumajang - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur memberikan pelatihan olahan makanan labu siam dan bunga telang kepada masyarakat di daerah rawan pangan di Kabupaten Lumajang dengan menghadirkan Dosen Teknologi Hasil Pertanian Universitas Jember (Unej) Dr. Nurhayati di Lumajang, Selasa.

"Di Kecamatan Gucialit potensi alamnya tidak hanya perkebunan teh dan kopi, namun juga hasil pertanian lainnya seperti buah dan sayur, salah satunya komoditas labu siam cukup melimpah dibudidayakan oleh masyarakat di sana," kata Nurhayati saat memberikan pelatihan di aula Kantor Kecamatan Gucialit di Lumajang.  

Menurutnya labu siam kaya akan serat, vitamin C, dan mineral seperti kalium serta magnesium, sehingga bermanfaat untuk pencernaan, tekanan darah, dan daya tahan tubuh.

"Tidak hanya dibuat sayur lodeh dan lalapan, labu siam dapat dikreasikan menjadi pangan olahan lainnya di antaranya yaitu keripik yang kriuk lezat dan kaya serat," tuturnya.

Ia mengatakan labu siam dapat diolah menjadi keripik dan dimsum, sedangkan untuk olahan dari bunga telang yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan sebagai pewarna mochi dan es mojito.

Dua produk kekinian yang digemari gen-Z yakni mochi dengan warna biru dan ungu dari keajaiban bunga telang memiliki tekstur yang kenyal lembut (chewy texture) dapat dikreasikan isiannya.

"Inovasi keempat produk yang diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Gucialit sangat menginspirasi dunia kuliner yang bisa dikembangkan oleh masyarakat sebagai produk wirausaha," katanya.

Ia berharap dapat tumbuh wirausaha baru khususnya dari peserta pelatihan, sehingga dapat memberikan dampak tidak hanya ketahanan pangan namun juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, juga disampaikan gerakan "Stop boros pangan" yakni gerakan untuk mengurangi pemborosan makanan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan pangan yang bijaksana.

"Gerakan itu untuk mengurangi pemborosan makanan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan pangan yang bijaksana," kata Nurhayati yang juga menjadi Koordinator Kelompok Riset & Pengabdian “PANGAN ASUH”,"

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
OJK Targetkan Lima Bank Sya...
Advertisement
Menko Perekonomian: Pekerja dengan Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Menko Perekonomian: Pekerja dengan Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.