Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Latih Warga Sekitar Gunung Rinjani Soal Teknik Pencarian dan Penyelamatan

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 08:26 WIB | Oleh:
Basarnas Latih Warga Sekitar Gunung Rinjani Soal Teknik Pencarian dan Penyelamatan Doc: SAR Mataram
Ket. Peserta saat mengikuti kegiatan pelatihan yang digelar Basarnas untuk meningkatkan penyelamatan di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat di Mataram, Senin (4/8/2025).

MATARAM - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat dan bimbingan teknis SAR untuk memperkuat peran warga di wilayah Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam melakukan penyelamatan.

Deputi Bina Tenaga dan Potensi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Moh Barokna Haulah dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Selasa (5/8) menyampaikan apresiasi terhadap semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi dari masyarakat Kecamatan Sembalun dalam melakukan penyelamatan wisatawan dan mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.

"Pentingnya peran masyarakat dalam operasi pencarian dan pertolongan, terutama di wilayah rawan seperti Gunung Rinjani yang kerap menjadi destinasi pendakian dengan tingkat risiko yang tinggi," katanya.

Ia mengatakan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, keberhasilan operasi SAR sangat ditentukan oleh kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat.

"Keterlibatan masyarakat setempat sangat diharapkan dalam mempercepat penyelamatan terhadap wisatawan yang mengalami kecelakaan saat melakukan pendakian," katanya.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat juga merupakan salah satu upaya Basarnas untuk mitigasi bencana. Dalam implementasinya, Basarnas menyelenggarakan workshop pertolongan pertama dan bimbingan teknis pencarian dan pertolongan di medan gunung dan hutan.

"Diharapkan, masyarakat yang dilatih dapat menjadi respon awal yang efektif dalam kondisi darurat," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Basarnas juga memberikan penghargaan kepada potensi SAR yang terlibat dalam operasi penyelamatan pendaki asal Brazil yang jatuh di kawah Gunung Rinjani.

Keberhasilan operasi tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Basarnas, masyarakat, dan pemangku kepentingan lokal.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, kami mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk melanjutkan serta mengembangkan inisiatif ini secara mandiri, tentunya dengan dukungan penuh dari Kantor SAR Mataram dan Pos SAR terdekat,” katanya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menguatkan kesiapsiagaan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus mempererat sinergi antara Basarnas maupun pemerintah, dan masyarakat lokal dalam menjaga keselamatan dan kemanusiaan di wilayah pegunungan, katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Timnas Indonesia Harus Mema...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

44 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.