Ribut One Piece Belum Kelar, PSSI Malah Menggandeng Pokemon. Apalagi Ini
Senin, 04 Agu 2025, 20:22 WIBJAKARTA â Menjelang peringatan HUT kemerdekaan RI, terjadi rebut-ribut mainan dari Jepang âOne Piece.â Anime âbajak lautâ Jepang ini belum kelar, sekarang muncul mainan lama Pokemon yang juga dari Jepang. Yang satu ini sekarang malah digandeng PSSI.
Ah tapi yang terakhir ini positif. Perusahaan yang bertanggung jawab untuk pemasaran dan lisensi waralaba Pokemon, The Pokemon Company, mengumumkan kolaborasi spesial dengan PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI).
Kolaborasi tersebut, salah satunya, akan meghadirkan Pokemon dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia U-23 2026, saat tim U-23 Indonesia bertanding melawan Makau, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada 6 September.
Dalam laga kedua Garuda Muda, Pokemon akan hadir melalui Pikachu berseragam sepak bola Indonesia dan cinderace, serta Pokomen striker. Nantinya, juga akan ada Pikachi dance, booth foto, dan hiasan di dalam stadion yang dihiasi dengan "dunia Pokemon."
Selain itu, masih dalam pertandingan yang sama, Pokemon juga mengundang 1.000 anak-anak yang terafiliasi di klub sepak bola di daerah sekitar stadion agar anak-anak tersebut dapat merasakan langsung pertandingan sepak bola yang berlevel tinggi. Mereka juga akan mendapatkan hadiah seragam spesial berhias Pikachu.
Corporate Officer The Pokémon Company Susumu Fukunaga mengatakan kolaborasi ini sudah direncanakan sejak menjalin kerja sama dengan PSSI Januari lalu. "Seperti yang udah diketahui pada bulan Januari lalu, kami sudah mengumumkan memiliki proyek di bidang sepak bola. Ketika itu respons dari teman-teman di seluruh Indonesia luar biasa. Kami sangat bahagia," kata Fukunaga dalam jumpa pers di Garuda Store, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.
"Di situ saya benar-benar merasakan bahwa sepak bola adalah olahraga yang sangat disukai dan dicintai di Indonesia," tambah dia. Managing Director PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) Marsal Masita yang hadir dalam acara jumpa pers, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Pokemon.
"Kami menghargai yang dilakukan Pokemon di Indonesia. Karena bukan sekadar kegiatan yang biasa. Kami mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang memberikan inspirasi bagi anak-anak, buat semua pencinta fans timnas Indonesia lebih suka terhadap sepak bola," tutur Marsal.
Selain meramaikan perjuangan timnas U-23 menembus Piala Asia U-23 2026, Pokemon juga hadir dalam bentuk dukungan lainnya, yaitu di dalam Pokemon Go di Pertarungan Raid dalam game, di mana Pikachu berseragam sepak bola Indonesia mulai hari ini.
Masih di dalam Pokemon Go, nantinya pokemon favorit atlet nasional Indonesia, Witan Sulaeman, Arlyansyah Abdulmanan, dan Vony Silfianus, tampil di video latihan yang dibuat The Pokemon Company juga akan muncul lebih banyak.
Selanjutnya, mulai September, Pokemon akan merilis tiga video latihan sepak bola di channel YouTube resmi PSSI dan Pokemon yang berfokus menyampaikan senangnya bermain si kulit bundar. Video yang akan menampilkan tiga pemain timnas (Witan, Arlyansyah, dan Viny) ini, akan berisi fusi semangat bermain dan belajar memperkenalkan gerakan dasar seperti mendrible, mengoper, dan menembak secara mudah dimengerti.
Sebelumnya, Pokemon sudah hadir di Piala Pertiwi U-14 dan U-16 yang berakhir pertengahan Juli lalu. Dalam kegiatan itu, kehadiran Pokemon berbentuk seragam spesial yang diberikan kepada semua atlet.
Marsal mengatakan, kehadiran Pokemon pada turnamen itu juga selaras dengan tujuan pihaknya yang sedang berinvestasi untuk sepak bola putri dalam jangka panjang. "Karena kami baru selesai Piala Pertiwi U-14 dan U-16. Kami lagi investasi pembangunan sepak bola wanita dalam jangka panjang. Jadi ini selaras dengan yang mau dibawa Pokemon," lanjut dia.
Selain kualifikasi Piala Asia U-23 2026, September nanti timnas senior Indonesia juga akan menggelar dua laga uji coba melawan Lebanon dan Kuawait di Surabaya. Dua laga ini adalah bagian persiapan tim asuhan Patrick Kluivert itu menuju putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 yang dimainkan di Arab Saudi, Oktober.
Berita Terkait:
-
Kemkomdigi Dukung Pemanfaatan “AI” bagi Percepatan Layanan BPJS Kesehatan
-
Biar Jalur Mudik Lancar, Jabar Siapkan Rp6 Miliar untuk Liburkan Angkot dan Delman
-
Penyanyi 'One Piece' Berhenti Tampil di Tengah Konser di Shanghai karena Hubungan Jepang-Tiongkok Memburuk
-
1.300 Personel Gabungan Jaga Laga Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis, Suporter Bawa "Flare" Akan Ditindak
-
Jaksel Peringkat Dua Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terbanyak, setelah Jaktim
-
Krisis Ekologis Besar di Depan Mata, Deforestasi Jutaan Hektare Ancam Masa Depan Sumatera
-
Kantor Imigrasi Pangkalpinang Raih Predikat Baik Pelayanan Publik 2025 dari Ombudsman RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.