Beras Bantuan Kurang Takaran, Bulog Lakukan Penggantian di Desa Panyindangan

Minggu, 03 Agu 2025, 20:35 WIB

Perum Bulog melakukan penggantian beras program bantuan pangan pemerintah bagi masyarakat yang mengajukan penggantian, karena kurang takaran di Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Perum Bulog Ciamis telah melakukan penggantian beras banpang (bantuan pangan) di Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet," kata Pimpinan Cabang Perum Bulog Ciamis Dadan Irawan, di Garut, Minggu.

Ket. Foto: Masyarakat menerima penggantian beras baru di Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat. — Sumber: Antara Foto

Ia menuturkan Perum Bulog Cabang Ciamis yang meliputi wilayah kerja Kota/Kabupaten Garut, Pangandaran, Ciamis, Tasikmalaya, dan Banjar sudah melakukan pendistribusian beras bantuan pemerintah ke seluruh desa.

Perum Bulog, kata dia, terus memantau proses pendistribusian dan siap menerima pengajuan penggantian beras dari masyarakat keluarga penerima manfaat (KPM) apabila ada yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, di antaranya takaran kurang.

"Selain melakukan penyaluran, Perum Bulog Ciamis juga melaksanakan monitoring serta menerima pengajuan penggantian beras oleh masyarakat penerima bantuan pangan," katanya lagi.

Ia menyebutkan, seperti pengajuan penggantian dari masyarakat Desa Panyindangan yang ada kekurangan takaran beras langsung diganti oleh Perum Bulog dengan beras baru sebanyak lima karung yang isinya masing-masing 10 kilogram.

Jika masyarakat menerima beras tidak sesuai dengan ketentuan, kata dia pula, maka dapat segera melaporkannya kepada petugas pelaksana di kantor desa yang selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Perum Bulog, dan proses penggantian tersebut tidak dipungut biaya.

"Perum Bulog terus berkomitmen dan bertanggung jawab langsung dalam melakukan penggantian beras, serta menampung masukan dari masyarakat maupun petugas lapangan sebagai evaluasi penyaluran di masa mendatang," katanya pula.

Dia menambahkan adanya kekurangan takaran dalam karung beras itu, karena berbagai faktor yang tidak disengaja, seperti kerusakan pada karung yang akhirnya mengurangi takaran.

"Kekurangan kuantum maupun kerusakan kemasan beras dapat terjadi karena beberapa faktor yang tidak disengaja, seperti kerusakan yang terjadi pada saat proses pendistribusian," kata dia.

Beras bantuan dari pemerintah untuk masyarakat Kabupaten Garut itu tercatat sebanyak 227.969 KPM yang masing-masing menerima 20 kilogram beras untuk alokasi Juni dan Juli 2025.

  • Bulog Garut

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.