Amanda Nunes Tak Sabar Rebut Gelar UFC yang Dikuasai Kayla Harrison
Minggu, 03 Agu 2025, 20:40 WIBJAKARTA - Amanda Nunes mengaku tak sabar masuk oktagon untuk merebut kembali gelar juara kelas bantam UFC yang dikuasai Kayla Harrison. Nunes merupakan mantan juara dua divisi, kelas bantam (61,2 kg) dan kelas bulu (65,8 kg) wanita Ultimate Fighting Championship (UFC) sebelumnya.
Amanda Nunes dinilai menjadi wanita paling dominan dalam sejarah Mixed Martial Arts (MMA). Dia menjadi anggota terbaru Hall of Fame 2025 UFC yang dilantik pada 28 Juni di Las Vegas, Amerika Serikat.
"Saya ingin sabuk saya kembali. Di mana pun saya akan siap untuk itu," kata Amanda Nunes dalam sebuah video yang diunggah laman MMA Fighting yang dipantau di Jakarta, Minggu (3/8).
Petarung asal Brasil yang memiliki rekor 23 kemenangan dan lima kekalahan itu secara luas dianggap sebagai Greatest of All Time (GOAT) dalam MMA wanita.
Dari 2015 sampai 2021, petarung berjuluk "The Lioness" itu tak terkalahkan, memenangkan dan mempertahankan gelar divisi kelas bantam dan kelas bulu, serta mencetak kemenangan mutlak atas beberapa petarung terbaik yang pernah ada.
Ronda Rousey, Cris Cyborg, Valentina Shevchenko, Holly Holm, Miesha Tate, Germaine de Randamie merupakan beberapa nama yang ditaklukkan Nunes saat ia menguasai dua divisi dengan tangan besi.
Setelah kekalahan mengejutkan dari Julianna Pena di UFC 269, Nunes mengalahkan Pena dalam pertandingan ulang lima ronde di UFC 277. Ia bertarung sekali lagi setelah menuntaskan dendamnya dengan mengalahkan Irene Aldana di UFC 289 pada Juni 2023, dan kemudian mengumumkan pengunduran dirinya.
Kini, Nunes bertekad untuk kembali lagi ke oktagon, merebut sabuk juara kelas bantam yang direbut Kayla Harrison setelah mencetak submission atas Julianna Pena dalam laga UFC 316 di New Jersey, Amerika Serikat pada Juni.
Nunes mengatakan telah bekerja keras dengan mempertaruhkan semua hal selama membangun karirnya di UFC. Setelah ia memutuskan pengunduran diri, kata dia, kehidupan telah menyeretnya untuk harus kembali dan ia siap menjalaninya.
Dia mengatakan, akan membicarakan dengan CEO UFC Dana White untuk kembali mendapatkan kesempatan bertarung melawan Harrison.
"Ya, tentu saya berharap pertarungan (melawan Harrison) pada tahun ini (2025)," katanya.
Nunes mengaku tidak mempersoalkan lokasi pertarungan, apakah di Brasil, di Las Vegas, atau di mana pun, namun ia memastikan siap bertarung di mana pun untuk menciptakan sejarahnya. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Perang Hibrida Russia Sangat Berbahaya
-
Mau Bayar Pajak Kendaraan? Ini Lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jadetabek
-
Danantara Diluncurkan Hari Ini, Anggota Kabinet Merah Putih Berkumpul di Istana Kepresidenan
-
Menperin Agus Gumiwang Pastikan Keamanan dan Keberlanjutan Investasi di Kawasan Industri Cikande
-
Sabalenka Bertemu Badosa di Semifinal Australia Open
-
Kemitraan Strategis, Swasta dan Pemerintah Berpadu untuk Keberhasilan Program MBG
-
New Balance Lanjutkan Selebrasi Grey Days dengan Menghadirkan Sederet Musisi Terbaik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.