Presiden Prabowo Beri Arahan Antisipasi Kebakaran Hutan

Sabtu, 02 Agu 2025, 07:45 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada jajaran menterinya untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi selama musim kemarau.

Saat rapat terbatas di kediamannya di Hambalang, Presiden menginstruksikan jajaran menterinya itu untuk mempersiapkan langkah-langkah mencegah dan mengantisipasi karhutla terutama di daerah-daerah rawan seperti Kalimantan dan Sumatera.

Ket. Foto: Presiden Prabowo (kiri) memimpin rapat terbatas di kediaman pribadi Presiden, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025) — Sumber: BPMI Setpres

"Kepala Negara (Presiden Prabowo, red.) memberikan arahan untuk langkah pencegahan dari potensi timbulnya kebakaran hutan akibat cuaca panas," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu, menjelaskan isi rapat terbatas Presiden Prabowo dengan sejumlah menteri yang digelar hybrid di Hambalang, Jumat (1/8).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya peningkatan titik-titik panas yang berpeluang menjadi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan dan Sumatera.

BMKG menyebutkan per 30 Juli 2025 ada penambahan 22 titik panas di Kalimantan, sementara di Sumatera ada tambahan sembilan titik panas, dan dua titik panas baru muncul di Sulawesi. Titik-titik panas itu muncul bersamaan dengan masa puncak musim kemarau.

Oleh karena itu, BMKG mengingatkan perlu adanya peningkatan kewaspadaan di daerah-daerah yang rawan, yaitu daerah-daerah yang curah hujan dan kelembapan udaranya rendah, karena dua faktor itu dapat memperbesar potensi dan risiko penyebaran api.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan BMKG telah memetakan potensi karhutla sejak 6 bulan sebelumnya melalui sistem prediksi berlapis, yang diperbarui setiap 10 hari dan 7 hari mendekati puncak kemarau. “Prediksi kami menunjukkan puncak kemarau akan terjadi pada 7–8 Agustus, dan wilayah Kalimantan Barat berada dalam zona merah atau sangat rawan terbakar. Kami sudah siapkan dukungan teknis penuh untuk OMC (operasi modifikasi cuaca) di titik-titik prioritas," kata Dwikorita di Kalimantan Barat, Jumat.

Kepala BMKG Dwikorita, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, datang langsung ke Pontianak, Jumat, dan rapat bersama Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Hanif, yang juga ikut rapat bersama Presiden Prabowo melalui sambungan video telekonferensi, pun melaporkan kepada Presiden Prabowo mengenai potensi munculnya karhutla yang telah dipetakan oleh pemerintah berikut langkah-langkah pencegahan dan penanggulangannya.

Dalam rapat terbatas itu, Presiden Prabowo di kediamannya didampingi oleh Seskab Teddy, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah.

Sementara itu, menteri-menteri yang ikut rapat melalui sambungan video telekonferensi, yaitu Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Kemudian ada pula Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan.

Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo, dan Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa juga menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo dari Hambalang itu.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.