Pendapatan Daerah, Pariwisata Masuk Sektor Unggulan Bekasi

Jumat, 01 Agu 2025, 00:34 WIB

BEKASI – Pariwisata tengah menjadi primadona daerah-daerah untuk menangguk pemasukan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga mengoptimalkan peran industri pariwisata untuk menambah pemasukan daerah.

Dalam rangka itu, Pemkab Bekasi memperkuat sinergi dalam rangka membangun sektor pariwisata berkelanjutan. Ini ditempuh melalui kolaborasi lintas sector. Salah satunya, dengan pelaku usaha perhotelan dan pengembang kawasan.

Ket. Foto: kawasan bekasi — Sumber: ist

Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menekankan industri hospitality yang meliputi layanan penginapan, kuliner, event organizer hingga wisata, memegang peranan penting dalam menciptakan kesan positif bagi wisatawan dan investor. "Kabupaten Bekasi dikenal sebagai pusat manufaktur nasional, namun juga memiliki potensi besar di sektor wisata alam dan budaya,” jelasnya.

Maka, menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat menjadi kunci pengembangan sektor ini. Dia pun menyambut positif kegiatan Hospitality Gathering yang digelar pengelola kawasan Jababeka dengan mengusung tema “Membangun Sinergi Pariwisata Daerah.” Ini sekaligus menilai penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan pelaku industri.

Wabup berharap forum tersebut menghasilkan ide-ide segar serta rencana aksi nyata untuk mendorong Kabupaten Bekasi sebagai destinasi pariwisata yang nyaman, unggul, dan membanggakan. Caranya, melalui sinkronisasi arah kebijakan hingga menggali potensi berikut tantangan ke depan.

Dia turut menyoroti penting peningkatan sumber daya manusia bidang hospitality yang profesional, ramah dan berdaya saing secara global. "Tidak cukup membangun infrastruktur fisik. Kita juga harus menyiapkan SDM yang unggul agar pelayanan sektor pariwisata dan perhotelan semakin berkualitas," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Iyan Priyatna menambahkan, sektor pariwisata kini diposisikan sebagai salah satu pilar strategis dalam misi memajukan sektor perekonomian daerah. Pariwisata masuk dalam misi kedua, mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan. “Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak lagi melihat pariwisata sebagai sektor pendukung, tapi unggulan," katanya.

Iyan juga menegaskan penting membangun sektor pariwisata secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor khususnya dengan pelaku industri perhotelan dan pengembang kawasan. "Kami menyadari bahwa untuk menggerakkan pariwisata secara optimal, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri hospitality, pengembang kawasan, serta komunitas lokal. Ini bukan kerja satu pihak saja," ucapnya.

Dia berharap melalui dukungan perencanaan yang terstruktur dan kolaboratif, Kabupaten Bekasi dapat menjelma menjadi destinasi yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga berkarakter, inklusif dan berkelanjutan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.