Swiatek Tancap Gas di Montreal Usai Raih Gelar Wimbledon

Kamis, 31 Jul 2025, 08:10 WIB

JAKARTA - Iga Swiatek yang baru saja memenangi gelar Wimbledon langsung tancap gas dengan memperpanjang catatan kemenangan gim di Montreal usai mengalahkan petenis kualifikasi Guo Hanyu 6-3, 6-1 pada laga pembukanya di ajang WTA 1000 tersebut, Rabu (30/7) waktu setempat atau Kamis (31/7) WIB.

Catatan menunjukkan bahwa ketika Swiatek memenangi empat gim pembuka, Swiatek mencatatkan total kemenangan 24 gim beruntun, demikian WTA.

Ket. Foto: Iga Swiatek — Sumber: ZUMA Sports Wire

Ia memenangi dua gim terakhir set pertama di semifinal Wimbledon melawan Belinda Bencic sebelum menutup set kedua dengan 6-0. Ia kemudian menang telak 6-0, 6-0 atas Amanda Anisimova di final.

Swiatek memenangi pertandingan pembuka WTA Tour ke-63 berturut-turut, sesuatu yang belum pernah terjadi sejak Monica Seles menang 64 kali berturut-turut antara tahun 1990-1996.

Sebagai catatan, ketika Guo mematahkan servisnya di gim kelima, Swiatek kehilangan gim pertamanya dalam 20 hari -- termasuk jeda liburan.

Usai jeda panjang tersebut Swiatek bahkan masih belum percaya dengan kesuksesannya meraih gelar Wimbledon. Ia mengaku tidak pernah membayangkan dapat memenangi Grand Slam lapangan rumput tersebut.

"Karena rasanya begitu jauh. Saya merasa sudah menjadi pemain berpengalaman, pernah memenangkan Grand Slam sebelumnya, tetapi saya tidak pernah menyangka akan memenangkan yang ini," ujar Swiatek, dikutip dari WTA.

Aryna Sabalenka menjadi petenis peringkat satu selama 41 pekan berturut-turut dan masih terus berlanjut. Namun, hasil Wimbledon menunjukkan bahwa Swiatek -- setelah tahun yang sulit ketika ia berganti pelatih dan menjalani skorsing singkat -- siap untuk menantang posisi itu.

Swiatek berada di peringkat satu selama 125 pekan, total ketujuh tertinggi sejak pemeringkatan tersebut ditetapkan 50 tahun yang lalu.

Di Wimbledon, Swiatek berusaha untuk lebih agresif, meningkatkan servis.

Pencapaian terbaik Swiatek di Kanada terjadi dua tahun lalu di semifinal di Montreal. Ia kalah dari sang juara bertahan, Jessica Pegula. Canadian Open dan Cincinnati adalah dua turnamen WTA 1000 di mana Swiatek gagal mencapai final.

Selanjutnya di Montreal, unggulan kedua itu akan menghadapi pemenang pertandingan berikutnya antara unggulan ke-27 Anastasia Pavlyuchenkova atau Eva Lys.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.