PGRI Mengatakan Jawa Tengah Masih Butuh 2.298 Guru

Kamis, 31 Jul 2025, 20:54 WIB

SEMARANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Tengah menyebutkan bahwa saat ini masih ada kekurangan setidaknya 2.298 guru untuk berbagai jenjang pendidikan di wilayah tersebut.

Ketua PGRI Jateng, Muhdi, di Semarang, Kamis (31/7), menjelaskan bahwa data Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) kebutuhan awal guru di Jateng mencapai 3.340 orang.

Ket. Foto: Ketua PGRI Jawa Tengah Dr Muhdi. — Sumber: ANTARA

Pada 2024, sebanyak 1.042 formasi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) telah dibuka sehingga masih menyisakan kekurangan 2.298 guru.

“Ditjen GTK menyebut di Jateng itu kebutuhannya 3.340 guru, dan di 2024 formasinya itu 1.042 guru, maka masih (kurang) 2.298 guru," kata anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Jateng itu.

Hal tersebut disampaikannya saat beraudiensi dengan perwakilan dari Forum Guru Prioritas Swasta (FGPS) Jateng yang mengadukan nasib mereka di Kantor PGRI Jateng, Semarang.

Ia menilai salah satu penyebab persoalan guru tak kunjung usai di Jateng adalah perbedaan persepsi antara pusat dan daerah dalam menghitung kebutuhan guru.

Menurut dia, penghitungan beban kerja yang tidak seragam dan belum maksimalnya mutasi guru antarsekolah juga memperumit situasi.

“Problemnya, kadang-kadang angka ini disebut saja tidak sama pemahamannya dengan provinsi. Kenapa? Ada berbagai kemungkinan. Pertama, tadi karena provinsi misalkan melihatnya bahwa mana sekolah yang kurang. Tapi tidak dipertimbangkan mana sekolah yang kelebihan," katanya.

Akhirnya, kata dia, sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pendidik ini pun memilih untuk mencari guru tamu, padahal cara tersebut dilarang oleh pemerintah.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa ribuan guru yang telah lulus seleksi PPPK sejak 2021 masih belum diangkat karena formasi belum tersedia di daerah.

Padahal, kata dia, pusat telah membuka peluang pengangkatan penuh waktu maupun paruh waktu, namun prosesnya terganjal keputusan pemerintah daerah.

Kemudian, masih ada sekitar 600 guru PPPK di Jateng yang menunggu relokasi penempatan atau mutasi, namun sekitar 200 guru telah mendapat SK relokasi akhir Juli 2025.

"Saya ingin pemerintah daerah itu mempercepat proses mutasi, karena ini cukup dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). BKN menyediakan aplikasi yang namanya e-mutasi. Kalau memang ada kesulitan sebenarnya tinggal dikoordinasikan," katanya.

Sementara itu, Ketua FGPS Jateng Rina Dewi Astuti mengaku telah melakukan audiensi dari berbagai pihak, termasuk dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng.

"BKD menyatakan masih menunggu regulasi pusat. Tapi kalau kita lihat dari hasil rapat pusat, sebenarnya kran sudah dibuka luas. Tinggal kemauan daerah untuk mengusulkan dan menyesuaikan anggarannya," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.