Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Objek Wisata Huta Ginjang di Danau Toba Harus Jadi Geowisata Unggulan

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 11:43 WIB | Oleh:
Objek Wisata Huta Ginjang di Danau Toba Harus Jadi Geowisata Unggulan Doc: DPR RI
Ket. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga (tengah) mengunjungi objek pariwisata Huta Ginjang di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

MEDAN - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga mengatakan, objek wisata Huta Ginjang di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, harus dijadikan sebagai destinasi geowisata unggulan di kawasan Danau Toba.

"Huta Ginjang adalah anugerah alam yang tidak hanya memanjakan mata, tapi juga menjadi bagian dari warisan geologi dunia," ujar Lamhot di Tapanuli Utara, Kamis.

Huta Ginjang adalah sebuah tempat wisata di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, yang terkenal dengan pemandangan Danau Toba dari ketinggian.

Ia melanjutkan, karena wilayah Huta Ginjang tersebut merupakan salah satu dari 16 geosite dalam kawasan UNESCO Global Geopark Kaladera Toba.

Oleh karena itu, ia mengatakan, pentingnya sinergi antar-pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengembangkan infrastruktur dan promosi destinasi.

Menurut dia, Kementerian ESDM, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Badan Geologi perlu mengambil bagian aktif dalam pengelolaan kawasan itu sebagai contoh pengembangan geowisata berbasis masyarakat tersebut.

"Saya akan membawa isu ini dalam pembahasan di Komisi VII DPR yang membidangi Perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif, Pariwisata dan Sarana Publikasi. Kami ingin Huta Ginjang menjadi etalase bagaimana pengelolaan geopark dapat menjadi sumber ekonomi rakyat tanpa merusak lingkungan,” katanya.

Lamhot menambahkan selain keindahan alam, Huta Ginjang juga memiliki kekayaan budaya lokal seperti, rumah adat Batak, seni ulos, ukiran kayu dan kegiatan adat yang masih terpelihara.

"Ini harus dimanfaatkan oleh generasi muda Tapanuli Utara, untuk mengembangkan destinasi itu yang kreatif dan berdaya saing," kata dia.

Untuk itu, ia melihat, anak muda Batak haru menjadi duta wisata, jadi pelaku UMKM, dan pelopor dalam menjaga kawasan ini yang memanfaatkan digitalisasi agar bisa menjual keindahan Huta Ginjang ke mata dunia.

"Dengan langkah terarah dan dukungan lintas sektor, Huta Ginjang diyakini dapat berkembang menjadi destinasi kelas dunia yang tidak hanya membanggakan Sumatera Utara, tapi juga Indonesia," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.