Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Rendam 538 Rumah di Pati, 1.050 Jiwa Terdampak

📅 Senin, 25 Mei 2026, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Rendam 538 Rumah di Pati, 1.050 Jiwa Terdampak Doc: Antara
Ket. Banjir melanda Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (25/5/2026).

PATI - Banjir merendam pemukiman warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akibat curah hujan tinggi sejak Minggu malam, mengakibatkan air sungai meluap, Senin (25/5).

Menurut Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya di Pati, Senin, hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada Minggu (24/5) malam hingga Senin (25/5) pagi.

"Kiriman air dari hulu Sungai Widodaren, yakni dari Kecamatan Jaken, Pucakwangi, dan Todanan. Sedangkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Widadaren sampai dengan laut, meliputi Sungai Gedong dan Kaliombo yang dangkal karena sedimen dan tumpukan sampah yang menyumbat di bawah jembatan, sehingga turut berdampak pada kelancaran arus air," ucapnya.

Ia mencatat terdapat 538 rumah atau 1.050 jiwa terdampak banjir tersebut, termasuk tiga sekolah juga ikut terdampak, sehingga untuk hari ini (25/5) siswanya diliburkan karena banjir masuk ke ruang kelas.

Dari ratusan rumah terdampak, tercatat ada 150 rumah yang genangan banjirnya hingga ke dalam rumah dengan ketinggian genangan di dalam rumah antara 10-50 centimeter.

Banjir tersebut juga berdampak terhadap 57 tempat ibadah, baik mushala, masjid, maupun gereja, serta masuk pekarangan, sawah, tempat penggilingan padi, serta menggenangi akses jalan desa setempat.

"Meskipun masih terjadi genangan banjir, tidak ada warga yang mengungsi. Sedangkan korban jiwa nihil," ujarnya.

Salah satu warga, Mail (36) menjelaskan banjir saat ini merupakan kedua kali dalam sepekan terakhir. Setelah Sabtu (23/5) malam curah hujan tinggi namun sempat surut, Minggu (24/5) malam turun hujan lagi dan akhirnya banjir lagi.

Banjir hari ini (25/5), kata dia, lebih besar dibandingkan yang pertama, karena dampak genangannya hampir merata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.