Lampaui Ekspektasi, Harga Saham Meta Melonjak

Kamis, 31 Jul 2025, 11:40 WIB

SAN FRANCISCO - Meta melaporkan hasil keuangan kuartal kedua yang kuat pada Rabu (30/7), dengan pendapatan melonjak 22 persen tahun-ke-tahun menjadi $47,5 miliar karena raksasa media sosial itu terus berinvestasi besar-besaran di sektor kecerdasan buatan.

Harga saham pemilik Facebook dan Instagram itu melonjak hingga 12 persen dalam perdagangan setelah jam kerja, para investor gembira dengan pertumbuhan bisnis periklanan perusahaan dan kenaikan pengguna di seluruh jajaran platformnya.

Ket. Foto: Pendiri dan CEO Meta Mark Zuckerberg berbicara di sebuah acara di kantor pusat perusahaan September lalu. — Sumber: AFP

"Kami mengalami kuartal yang kuat, baik dari segi bisnis maupun komunitas," ujar CEO Mark Zuckerberg. "Saya bersemangat membangun kecerdasan super pribadi untuk semua orang di dunia."

Meta membukukan laba bersih sebesar $18,3 miliar, dibandingkan dengan $13,5 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Hasil ini melampaui ekspektasi Wall Street karena pendapatan iklan melonjak 21 persen menjadi $46,6 miliar.

Segmen Keluarga Aplikasi Metam mencakup Facebook, Instagram, Whatsapp, dan Messenger menyaksikan pengguna aktif harian mencapai 3,48 miliar pada bulan Juni, naik 6 persen dari tahn sebelumnya.

Perusahaan ini meningkatkan belanja modalnya secara signifikan menjadi $17 miliar pada kuartal tersebut, terutama untuk investasi infrastruktur AI. Meta memproyeksikan total belanja modal tahun 2025 antara $66 miliar dan $72 miliar.

Zuckerberg telah memulai pesta belanja besar-besaran untuk AI, merekrut peneliti top dengan paket gaji mahal dari para pesaing seperti OpenAI dan Apple saat ia membangun tim untuk mengejar apa yang ia sebut kecerdasan super AI.

"Untuk memenangkan perlombaan kecerdasan super dibutuhkan talenta terbaik, dan Meta telah meraih sukses dalam hal merekrut talenta AI terbaik. Uang memang berbicara, dan Meta punya banyak uang," ujar direktur riset Forrester, Mike Proulx. 

Pertanyaan besarnya adalah apakah Wall Street akan terus mendukung strategi mahal tersebut. 

Meta terkunci dalam persaingan sengit dengan raksasa teknologi lainnya saat mereka berinvestasi besar di sektor AI, dengan tujuan memastikan teknologi tersebut memberi manfaat bagi masyarakat dan menghasilkan laba dalam waktu dekat.

Sebagian besar analis yakin Meta akan membuat investasinya membuahkan hasil dengan meningkatkan efisiensi periklanannya dan menciptakan peluang baru, seperti dengan kacamata pintarnya melalui kemitraan dengan pembuat Ray-Ban EssilorLuxottica.

"Belanja modal masih sangat tinggi, tetapi dengan hasil yang kuat ini, Meta telah mendapatkan lebih banyak waktu dengan investor," kata Debra Aho Williamson, kepala analis di Sonata Insights.

Namun, yang lain memberi sinyal bahwa belanja besar-besaran Meta untuk AI memerlukan arah yang lebih jelas.

Kuartal yang kuat "tidak akan melindungi Meta dari pertanyaan mengenai masa depan perusahaan yang sedang berjuang keras untuk bersaing dalam persaingan AI," kata analis Emarketer, Minda Smiley.

Alasan lain mengapa belanja besar-besaran Zuckerberg mungkin mengejutkan adalah karena hal itu mencerminkan lompatan sebelumnya dalam menghabiskan banyak uang untuk realitas virtual dan memasuki metaverse, di mana sang CEO bahkan mengubah nama perusahaan dari Facebook menjadi Metauntuk mencerminkan perubahan strategi.

Pendarahan terus berlanjut di segmen itu, dengan divisi Reality Labs, unit realitas virtual dan tertambah milik Meta, membukukan kerugian yang signifikan. 

Unit tersebut kehilangan $4,5 miliar pada kuartal tersebut dengan pendapatan hanya $370 juta, yang menyoroti tantangan berkelanjutan dalam bisnis metaverse.

Tak Dapat Disangkal

Tim AI Zuckerberg dipimpin oleh Alexandr Wang, mantan CEO Scale AI, sebuah perusahaan rintisan tempat Meta berinvestasi sebesar $14,3 miliar pada awal belanja besar-besaran perusahaan itu pada bulan Juni.

Beberapa jam sebelum laporan pendapatan, Zuckerberg menegaskan bahwa pencapaian kecerdasan super kini "sudah di depan mata."

Dalam posting yang menguraikan strategi AI Meta, Zuckerberg mengisyaratkan bahwa sisa dekade ini akan menjadi periode transformatif untuk pengembangan kecerdasan buatan dan bahwa prioritas perusahaan adalah menghadirkan AI kepada penggunanya.

"Tidak ada perusahaan lain yang sebaik kami dalam menyampaikan sesuatu kepada miliaran orang," ujarnya kepada para analis.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.