- Home
-
- Luar Negeri
-
- Hyogo Catat Rekor Suhu Ter...
Hyogo Catat Rekor Suhu Tertinggi Capai 41,2 Derajat Celsius
Kamis, 31 Jul 2025, 22:20 WIBTOKYO - Jepang mencatat suhu tertinggi yang pernah melanda negara itu di Prefektur Hyogo, Jepang barat, demikian disampaikan Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA).
Suhu udara melampaui batas suhu manusia rata-rata, tercatat di angka 41,2 derajat Celsius di Kota Tamba, Prefektur Hyogo, pada Rabu (30/7) pukul 14.39 waktu setempat.
Suhu ini melampaui rekor sebelumnya, yaitu 41,1 derajat Celsius, yang tercatat di Kota Kumagaya, Prefektur Saitama, pada 2018 dan di Kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka, pada 2020, ungkap JMA.
Sementara itu, Kota Fukuchiyama di Prefektur Kyoto dan Kota Maniwa di Prefektur Okayama pada Rabu juga mencatat suhu yang sangat tinggi, yaitu 40,6 derajat Celsius dan 40,2 derajat Celsius.
Pada hari yang sama, Jepang mencatat suhu udara di atas 40 derajat Celsius untuk kali pertama tahun ini. Tahun lalu, Kota Mino di Prefektur Gifu mencapai suhu tersebut pada 16 Agustus.
JMA mengatakan gelombang panas yang sedang berlangsung kemungkinan akan terus berlanjut di sebagian besar wilayah Jepang mulai Sabtu (2/8) hingga Senin (4/8).
JMA pun mengimbau masyarakat untuk menggunakan penyejuk ruangan dan kipas angin pendingin sebaik-baiknya dan minum air secara teratur. Ant/Xinhua
- japanese yen
- hyodo
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000, Kini Rp2,84 Juta per Gram
-
Sekolah Rakyat Klaim Menampung 20.000 Siswa Putus Sekolah. Benar?
-
Danau Rawa Biru, Jantung Ekosistem Taman Nasional
-
Program Gratis Pemeriksaan Hewan dan Vaksin Rabies untuk Warga Kabupaten Bogor
-
Rheza Danica Merebut Podium di Pembuka ARRC Sepang
-
Era Baru Arsitektur Dimulai! Tiga Raksasa Bangunan Luncurkan Inovasi di ARCH:ID 2026
-
Dony Tri dan Beckham Memuaskan Herdman Saat Lawan Bulgaria, di Piala Asean Bisa Jadi Pemain Penting
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.