Pemkab Cianjur Keluarkan Rp199 Juta untuk Perbaiki Patung Kuda Kosong
Selasa, 29 Jul 2025, 19:50 WIBCIANJUR â Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengeluarkan anggaran senilai Rp199 juta untuk memperbaiki patung Kuda Kosong di Jalan Raya Bandung-Cianjur yang sempat roboh akibat angin kencang, karena patung kuda tersebut sebagai simbol sejarah Kabupaten Cianjur.
Plt Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Cianjur, Dhany Surya, di Cianjur, Selasa (29/7), mengatakan anggaran perbaikan patung kuda tersebut sudah masuk di tahun 2025 dengan target 45 hari kerja mulai bulan Juli sampai Agustus.
"Pemkab Cianjur memperbaiki dan membangun monumen kuda kosong kembali karena merupakan salah satu kebudayaan dan kesenian Cianjur, patung Kuda Kosong bagian dari sejarah Cianjur," katanya.
Tampilan patung kuda yang terpasang berbeda dengan sebelumnya, tutur dia, dimana dua kaki kuda naik ke atas melambangkan semangat Cianjur dengan slogan Era Baru di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Wahyu-Ramzi.
Patung kuda berwarna hitam dengan ornamen tambahan pelana berbalut kain hijau emas yang berdiri di atas pondasi berbentuk persegi panjang, terlihat jelas bagi pengendara yang melintas sebelum memasuki wilayah kota Cianjur.
"Kuda Kosong merupakan hadiah dari Mataram atas diplomasi para pendiri Cianjur ketika itu, saat dibawa dari Mataram ke Cianjur tidak ada yang menaiki, sehingga masyarakat mengenalnya dengan sebutan Kuda Kosong," katanya.
Setelah sempat rusak akibat bencana alam, tambah dia, saat ini patung Kuda Kosong yang juga disebut sebagai hadiah bagi keteguhan para pendiri Cianjur, kembali dapat dinikmati warga atau pengendara yang melintas di jalur utama penghubung antar kabupaten di bagian timur Cianjur.
Dia menjelaskan kesenian Kuda Kosong kerap ditampilkan pada puncak Hari Jadi Cianjur setiap tahunnya, dimana kehadiran Kuda Kosong menjadi perhatian khusus dan primadona masyarakat dan wisatawan yang datang.
"Saat Hari Jadi Cianjur rombongan Kuda Kosong yang selalu menyedot perhatian masyarakat, karena saat berjalan seperti ada yang menunggangi, ini merupakan simbol kebanggaan atas perjuangan dan keteguhan para pendiri Kabupaten Cianjur," katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Asuransi Mulai Bayar Klaim Demo, OJK Jamin Publik Tak Ditinggalkan
-
Dinas Pendidikan Jatim Tegaskan Tidak Ada Pungli SMA/SMK/SBL Negeri
-
Presiden Prabowo Beri Bill Gates Tanda Kehormatan
-
Menpar Widiyanti Apresiasi Layanan Wisata di Bali saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026
-
Bank Mandiri Raih Juara 1 ARA 2024, Cetak Rekor Empat Tahun Beruntun dalam Transparansi Laporan Tahunan
-
Hasil Survei Terungkap, jika Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Pecinta Bola Tanah Air Tetap Minta Kluivert Dipertahankan
-
Serang Berhasil Menggaet Tiongkok untuk Mengembangkan Sebuah Pulau Kecil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.