FAO: Petani Keren Tumbuhkan Ketertarikan Generasi Muda akan Pertanian

Selasa, 29 Jul 2025, 16:50 WIB

Bandarlampung, 29/7 (ANTARA) - Perwakilan Food and Agriculture Organization (FAO) untuk Indonesia dan Timor Leste Rajendra Aryal mengatakan diadakannya program Petani Keren untuk menumbuhkan ketertarikan generasi muda akan sektor pertanian.

"Program Petani Keren ini sebenarnya bertujuan untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pertanian dan pengembangan sistem pangan yang dimulai dari daerah," ujar Rajendra Aryal di Bandarlampung, Selasa.

Ket. Foto: Perwakilan Food and Agriculture Organization (FAO) untuk Indonesia dan Timor Leste Rajendra Aryal (tengah berkacamata) tengah mendengarkan pemaparan pemuda asal Lampung yang ikut dalam kegiatan Program Petani Keren Bandarlampung, Selasa (29/7). — Sumber: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Ia mengatakan berdasarkan data statistik yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik tahun 2023, dilaporkan bahwa hampir 80 persen petani Indonesia berusia di atas 40 tahun, sehingga banyak petani Indonesia yang sudah berusia tua.

"Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk membuat pertanian ini menjadi sesuatu yang menarik bagi generasi muda, dan mengubah stigma bahwa pertanian tidak bisa membawa kesejahteraan ataupun menjadi sebuah pekerjaan yang tidak keren untuk mendukung regenerasi petani," katanya.

Dia mengatakan melalui program Petani Keren ini pihaknya melatih secara intensif generasi muda sebagai generasi penerus pertanian dan pebisnis di bidang pertanian, sesuai dengan perkembangan zaman.

"Kami sebelumnya berdiskusi dengan pemerintah saat memulai proyek ini, dan berdasarkan diskusi disepakati kami akan menjalankan tiga seri pelatihan bagi generasi muda mengenai pertanian modern," ucap dia.

Ia menjelaskan pelatihan itu pertama dilaksanakan di Cibubur dan sekitar DKI Jakarta, kemudian pelatihan kedua dilaksanakan di Provinsi Lampung, dan pelatihan ketiga akan tetap dilakukan di DKI Jakarta dan di Lampung.

"Ini sangat menarik, karena antusiasme anak muda sangat kuat, dan dukungan pemerintah daerah pun sangat besar. Jadi, harapannya makin banyak generasi muda yang tertarik dengan sektor pertanian, sehingga sektor pertanian akan diurus oleh petani-petani muda," tambahnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.