Car Free Day Surabaya Jadi Panggung Kampanye Stop Kekerasan dan Perkawinan Anak

Minggu, 27 Jul 2025, 18:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Tim Penggerak PKK Surabaya menggelar kampanye stop perkawinan anak dan kekerasan terhadap anak pada Car Free Day di Jalan Darmo Surabaya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya Ida Widyawati di Surabaya, Minggu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemkot dan PKK dalam mencegah perkawinan anak serta kekerasan terhadap anak.

Ket. Foto: Kampanye stop perkawinan anak dan kekerasan terhadap anak di Kota Surabaya, Minggu (27/7)2025) — Sumber: Antara Foto

"Kegiatan ini adalah bentuk kolaborasi pemerintah kota dengan PKK untuk pencegahan perkawinan anak dan kekerasan pada anak. Kan kita tidak bisa bekerja sendiri, garda terdepan yang paling dekat dengan masyarakat adalah ibu-ibu PKK," ujar Ida usai kegiatan.

Ia mengatakan, kampanye ini melibatkan puluhan kader dari Kelompok Kerja (Pokja) I TP PKK Kota Surabaya serta anak-anak dari berbagai organisasi lintas komunitas. Di antaranya Forum Anak Surabaya (FAS), Duta Generasi Berencana (Duta GenRe) dan Karang Taruna.

"Peserta melakukan aksi berjalan kaki dari Halte Jalan Darmo menuju Taman Bungkul sambil membawa poster berisi pesan-pesan penolakan terhadap perkawinan anak dan kekerasan. Peserta juga meneriakkan yel-yel kampanye untuk menyuarakan pentingnya perlindungan terhadap anak dari praktik pernikahan dini," ucapnya.

Ia mengatakan, Pemkot Surabaya telah menjalin memorandum of understanding (MoU) dengan Pengadilan Agama (PN) Surabaya sebagai bagian dari upaya menekan angka perkawinan anak.

"Ini tentunya kita giatkan terus meskipun tidak di momen Hari Anak Nasional, tetap kita melakukan hal ini. Karena sudah menjadi kewajiban kita untuk anak ini mendapatkan pemenuhan haknya, terutama pendidikan dan pengasuhan yang baik dari orang tuanya," katanya.

Sementara itu, Ketua Pokja I TP PKK Kota Surabaya Rosa Sovana turut mengajak seluruh kader PKK di wilayahnya untuk aktif mengkampanyekan stop kekerasan terhadap anak dan perempuan.

"Di Momen Peringatan Hari Anak Nasional kita menggelar kampanye stop kekerasan anak dan perempuan, juga pernikahan dini atau pernikahan anak,” ujar Rosa.

  • Stop Perkawinan Anak

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Tiongkok-Indonesia Jalin Kerja Sama AI dan Maritim, Teknologi Jadi Senjata Baru!

Asia Pacific Coatings Show 2026 Dibuka Besok di JIExpo Jakarta

Krisis Air Mengintai! Puluhan Hektare Sawah di Sigi Terdampak Kekeringan

Bukan Kopi Biasa! Kepahiang Dorong 7 Varietas Kantongi Lisensi Nasional

Sistem Bursa Kerja Tangerang Diimbau Terintegrasi dengan Platform PaskerID Kemenaker

Turis Makin Lama di Nusa Dua, Belanja UMKM Bali Ikut Melejit

Kejar Ekonomi 6 Persen atau Tertinggal? Airlangga Tekankan Investasi Harus Tumbuh Cepat

Harga Emas Antam Naik Rp18.000 Menjadi Rp2,768 Juta/Gr pada Selasa (25/8)

Jangan Salah Kelola! Kawasan Transmigrasi Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Masa Depan

Kemenhut Beri Sanksi 6 Perusahaan yang Sebabkan Karhutla Berulang di Kalimantan

Gelaran Festival Jadi Mesin Uang! Buleleng Festival Catat Perputaran Ekonomi Rp3,6 Miliar

Bukan Sekadar Festival! Cianjur Fest 2026 Jadi Arena 2.800 UMKM Cari Cuan

Bakso Ikan Tuna Unjuk Gigi di Buleleng Festival, UMKM Gaspol Cari Pasar!

Pesona Lamreh Kembali Dijual, Jangan Abaikan Keamanan Wisatawan!

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Incar Dana Segar, Perusahaan Milik Kampus UGM Siap IPO di Pasar Modal

BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

BMKG: Kabut Asap Selimuti Pekanbaru dengan Kualitas Udara Berbahaya

Chelsea Menang 3-2 atas Fulham pada Pertandingan Pertama Liga Inggris

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumsel.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.