Mentan Amran: Ketahanan Pangan Pilar Utama Ketahanan Nasional

Jumat, 25 Jul 2025, 10:22 WIB

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan ketahanan pangan menjadi fondasi utama dalam memperkuat ketahanan nasional karena pangan menyangkut hajat hidup rakyat dan stabilitas bangsa secara menyeluruh.

"Ketahanan pangan adalah jantung dari ketahanan nasional," kata Mentan saat memberikan kuliah umum kepada peserta Pendidikan Pembentukan Pimpinan Negara (P3N) Angkatan XXV dan Pendidikan Pengetahuan Strategis (P4N) Angkatan LXVIII Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, sebagaimana keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ket. Foto: Mentan Andi Amran Sulaiman memberikan kuliah umum kepada peserta P3N Angkatan XXV dan P4N Angkatan LXVIII Lemhannas RI di Jakarta, Kamis (24/7/2025) — Sumber: Kementan

Menurutnya, ketahanan pangan adalah fondasi utama negara karena jika pasokan pangan terganggu, maka stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan nasional pun akan ikut terdampak secara signifikan.

"Jika pangan terganggu, maka stabilitas negara pun ikut terganggu," ujarnya dalam kuliah umum tersebut bertajuk "Membangun Sistem Hilirisasi Pertanian yang Berdaya Saing untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan".

Dikatakan, ketahanan pangan bukan sekadar isu ekonomi, tetapi menyangkut keberlangsungan hidup bangsa.

Ia mengingatkan kesalahan dalam membaca persoalan pangan bisa berujung pada kebijakan yang salah dan berdampak lebih besar daripada korupsi.

"Seperti kata Bung Karno, hidup matinya bangsa ditentukan oleh pangan. Salah menganalisis pangan bisa lebih fatal dampaknya daripada korupsi," tutur Amran.

Mentan juga memaparkan komitmen nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pertanian.

Hal itu diwujudkan melalui penerbitan tujuh peraturan presiden (perpres) strategis, yang di antaranya mengatur soal pupuk bersubsidi, harga gabah, dan irigasi.

"Distribusi pupuk kini sudah jauh lebih sederhana dan efisien. Rantai birokrasi yang dulu menyulitkan petani kini telah dipangkas agar pupuk bisa langsung sampai ke tangan petani," jelasnya.

Mentan Amran menyebut hasil dari serangkaian kebijakan yang berpihak pada petani ini telah mendorong produksi beras nasional ke titik tertinggi sepanjang sejarah.

"Alhamdulillah, saat ini produksi beras kita mencapai rekor tertinggi. Ini bukan hasil kebetulan, tapi buah dari keberpihakan dan kerja nyata pemerintah terhadap petani," tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta Lemhannas yang merupakan calon-calon pemimpin nasional untuk turut berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

"Ketahanan pangan bukan semata urusan teknis. Ini adalah isu strategis yang membutuhkan dukungan semua lini kepemimpinan, baik pusat maupun daerah," pesan Mentan.

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan apresiasi atas capaian sektor pertanian di bawah kepemimpinan Amran.

Ia menilai sektor tersebut kini menjadi sumber optimisme baru dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

"Kemajuan sektor pertanian saat ini sangat menggembirakan. Ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia punya peluang besar menjadi kekuatan pangan global," ujar Ace.

Ia menambahkan sektor pertanian yang sebelumnya kerap dipandang sebelah mata, kini mulai menunjukkan kontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional, terutama setelah diperkuat oleh teknologi dan kebijakan yang tepat sasaran.

"Dulu sektor ini dianggap punya kontribusi kecil terhadap PDB karena minim teknologi. Sekarang kita lihat pertanian mulai bangkit menjadi keunggulan strategis bangsa," kata Ace.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.