Gempa Megathrust Mengancam, BPBD Jatim Simulasikan Evakuasi Tsunami di Tiga Lokasi
Jumat, 25 Jul 2025, 17:00 WIBSURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) menyimulasikan proses evakuasi terkait dengan ancaman potensi gempa megathrust yang berdampak tsunami di tiga lokasi di provinsi setempat.
Pelaksana tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim Dadang Iqwandy mengatakan tiga lokasi tersebut berada di pantai selatan Jatim yakni, Pantai Balekambang Kabupaten Malang, Pantai Gemah Kabupaten Tulungagung dan Pantai Watukurung Kabupaten Pacitan.
"Simulasi yang dilakukan ini guna merespon potensi ancaman bencana itu, di sela gebyar pelaksanaan Gelar Peralatan di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan," ucapnya di Surabaya, Jumat (25/7).
Ia mengatakan, kegiatan dilaksanakan secara kolaborasi dengan melibatkan BMKG, BPBD setempat, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jatim dan pemerintah desa serta warga sekitar.
"Sebagai rangkaian awal kegiatan dilangsungkan pengecatan jalan dengan warna biru di lokasi titik aman tsunami di masing-masing area yang biasa disebut dengan blue zone," katanya.
Selanjutnya, kata dia, dilaksanakan sosialisasi pelatihan evakuasi mandiri yang diikuti 100 peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa setempat, pelaku usaha sekitar pantai, kalangan pemuda hingga kelompok rentan, seperti, lansia dan penyandang disabilitas.
Sementara, kata dia, kegiatan simulasi evakuasi mandiri bencana tsunami dilaksanakan dengan skenario evakuasi menuju ke titik blue zone.
"Salah satu target yang kami inginkan dari kegiatan ini adalah mengenalkan kepada masyarakat tentang adanya blue zone dan menghitung waktu evakuasi dari pesisir pantai hingga ke titik aman," ujarnya.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang Mamuri yang turut hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi atas terlaksananya simulasi evakuasi tsunami yang digelar BPBD Jatim di tiga daerah ini.
Ia berharap, apa yang dilakukan BPBD Jatim ini bisa melahirkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat desa, sehingga pemerintah desa dapat menggelar kegiatan yang sama tanpa menunggu dari kabupaten maupun provinsi.
"Dengan begitu, pesan peringatan dini yang kami sampaikan bisa benar-benar diterima oleh masyarakat pesisir pantai," ucapnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tulungagung Robinson Parsaoran Nadeak juga menyampaikan apresiasi yang sama atas fasilitasi yang diberikan BPBD Jatim.
Baginya, simulasi evakuasi mandiri bencana tsunami ini menjadi proses edukasi bagi masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana.
"Kami berharap, kesiapsiagaan masyarakat di wilayah pesisir ini bisa semakin meningkat, sehingga masyarakat juga semakin sigap saat terjadi gempa dan tsunami," katanya.
- tsunami
- Gempa Megathrust
- simulasi evakuasi
- BPBD Jatim
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Departemen Kehakiman AS Merilis Jutaan Halaman Epstein Files, Sejumlah Nama Top Dunia Terseret
-
Indonesia Keluarkan Peringatan untuk Sulawesi Utara setelah Gempa 7,4 M Guncang Mindanao,Tsunami Diperkirakan segera Terjadi di Filipina
-
Persib Tambah Dua Arsenal Baru, Mampukan Daya Ledaknya Membawa Juara?
-
Diserbu Puting Beliung, BPBD Jatim Buka Akses ke Terminal 1 Bandara Juanda yang Tertutup Pohon Tumbang
-
Ngeri! 14 Zona Megathrust Mengintai Indonesia Khususnya Selatan Jawa, Ahli Sebut Hanya Tunggu Waktu
-
KPK OTT Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang
-
Persija Jakarta Lawan Bhayangkara FC Tak Didampingi "Coach" Souza, Kemana Dia?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.